Menu ✖

Mode Gelap

Menko Polkam: Pemerintah Pastikan Penanganan Kasus Korupsi Profesional dan Berkeadilan

11 Jul 2026 · 09:45 WIB ·


					Menko Polkam: Pemerintah Pastikan Penanganan Kasus Korupsi Profesional dan Berkeadilan Perbesar


Jakarta
 – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, Jumat (10/7/2026) di menegaskan bahwa pemerintah mendukung penuh proses penegakan hukum yang sedang berlangsung serta berkomitmen memastikan setiap penanganan perkara dilaksanakan secara profesional, independen, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menko Polkam menekankan bahwa pemerintah terus menjaga sinergi dan koordinasi antarinstansi penegak hukum sebagai kunci dalam mewujudkan penegakan hukum yang efektif. Menurutnya, Polri, Kejaksaan Agung, maupun institusi penegak hukum lainnya memiliki tujuan yang sama, yaitu menegakkan hukum secara adil serta memberantas korupsi demi kepentingan bangsa dan negara.

“Yang terus kita jaga adalah sinergi dan koordinasi antarinstansi. Komunikasi harus terus dibangun guna mencegah potensi kesalahpahaman. Pada dasarnya, Polri, Kejaksaan Agung, maupun institusi penegak hukum lainnya memiliki tujuan yang sama, yaitu menegakkan hukum yang berkeadilan, termasuk dalam pemberantasan korupsi. Setiap institusi memiliki tugas dan kewenangan yang diatur oleh undang-undang. Karena itu, sinergi dan koordinasi harus terus diperkuat agar tujuan bersama tersebut dapat tercapai secara lebih efektif,” tegas Menko Polkam.

Menko Polkam juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh spekulasi maupun konstruksi narasi yang tidak didasarkan pada fakta. Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak terverifikasi berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, mengganggu situasi yang kondusif, serta menghambat proses penegakan hukum yang sedang berjalan.

“Masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing oleh berbagai konstruksi narasi yang tidak berdasar. Percayakan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum yang saat ini bekerja sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Menko Polkam menegaskan bahwa proses hukum harus diberikan ruang untuk berjalan secara independen tanpa tekanan maupun intervensi dari pihak mana pun. Pemerintah menghormati mekanisme hukum yang berlaku dan meyakini bahwa seluruh aparat penegak hukum memiliki komitmen yang sama dalam menegakkan keadilan.

Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap berbagai perkara dugaan korupsi, Menko Polkam mengajak masyarakat untuk melihat perkembangan tersebut secara bijaksana dan proporsional. Banyaknya perkara yang berhasil diungkap tidak serta-merta menunjukkan bahwa korupsi semakin meningkat, melainkan mencerminkan semakin kuatnya komitmen negara dalam melakukan pembenahan, penindakan, dan pembersihan terhadap praktik korupsi.

“Korupsi memang telah lama menjadi tantangan bangsa. Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo memiliki komitmen yang kuat untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh. Tidak ada ruang bagi siapa pun yang terbukti melanggar hukum. Tanpa memandang asal institusi maupun kedudukannya, setiap pelanggaran akan diproses dan ditindak secara tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Menko Polkam didampingi Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Data Informasi Kemenko Polkam, Brigjen TNI Honi Havana, M.MDS.

Menutup pernyataannya, Menko Polkam mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung agenda pemberantasan korupsi sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Masyarakat juga diharapkan terus mengedepankan asas praduga tak bersalah, bersikap objektif dalam menyikapi setiap perkembangan perkara, serta tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan memastikan bahwa seluruh kementerian dan lembaga di bawah lingkup koordinasinya akan terus memperkuat sinergi, koordinasi, dan kolaborasi guna mendukung penegakan hukum yang profesional, menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional, serta memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi masyarakat.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Facebook Bagikan ke Line Salin tautan artikel
Baca Lainnya

Kawal Penanganan Karhutla, Mahasiswa UIN Walisongo Semarang Tekankan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu

23 Oktober 2026 - 07:37 WIB

Kawal Penanganan Karhutla, Mahasiswa UIN Walisongo Semarang Tekankan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu

JNE Kantongi Sertifikat Halal, Perkuat Layanan Logistik

10 Oktober 2026 - 09:12 WIB

JNE resmi mengantongi sertifikat halal untuk layanan logistik dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Buka Kongres Nasional Pendeta, Gibran Tegaskan Pentingnya Toleransi

9 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Buka Kongres Nasional Pendeta, Gibran Tegaskan Pentingnya Toleransi

Karhutla Jadi Perhatian Utama, Menko Polkam Dorong Percepatan Pemadaman

6 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Karhutla Jadi Perhatian Utama, Menko Polkam Dorong Percepatan Pemadaman

Usai Lepas Djamari, Dudung Abdurachman Langsung Fokus Menjaga Stabilitas Politik dan Keamanan

5 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Usai Lepas Djamari, Dudung Abdurachman Langsung Fokus Menjaga Stabilitas Politik dan Keamanan

Karhutla Ditindak Tegas, 96 Korporasi dan 196 Orang Diproses Hukum

29 September 2026 - 19:39 WIB

Karhutla Ditindak Tegas, 96 Korporasi dan 196 Orang Diproses Hukum
Trending di Nasional

Tinggalkan Komentar