Jumat, 20 Februari 2026
28 C
Semarang

Bulog Jateng Tuntaskan 100 Persen Serapan, Cadangan Beras Cukup Enam Bulan

Berita Terkait


Semarang
 – Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Jawa Tengah, Sri Muniati, menyampaikan realisasi serapan gabah setara beras periode Januari hingga Februari 2026 telah mencapai 100 persen dari target yang ditetapkan.

Hal tersebut disampaikan usai kegiatan panen padi Bersama  Gubernur Jateng di Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang,  Jumat (20/2/2026), Sri Muniati menjelaskan, target serapan Januari–Februari 2026 sebesar 33.745 ton setara beras berhasil dipenuhi sebelum akhir bulan. “Alhamdulillah, per 20 Februari 2026 kami sudah merealisasikan 100 persen target. Masih ada sisa waktu sekitar 10 hari ke depan yang akan terus kami optimalkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, capaian tersebut didukung mulai masuknya masa panen di sejumlah wilayah Jawa Tengah. Puncak panen diperkirakan terjadi pada Maret mendatang. Bulog pun mengoptimalkan Tim Jemput Pangan di seluruh cabang guna meningkatkan serapan gabah petani.

Untuk target serapan sepanjang 2026, Bulog Jateng ditargetkan menyerap sebanyak 374.658 ton setara beras. Dari jumlah tersebut, diharapkan hingga Juni 2026 dapat terealisasi sekitar 75 persen. Pihaknya juga meminta dukungan pemerintah provinsi, kabupaten/kota, TNI, serta penyuluh pertanian lapangan (PPL) untuk membantu optimalisasi penyerapan hasil panen petani.

Terkait ketersediaan stok, Sri Muniati memastikan persediaan beras di gudang Bulog Jateng dalam kondisi aman. Saat ini stok yang dikuasai mencapai sekitar 247.000 ton setara beras, terdiri atas cadangan beras pemerintah dan stok komersial.

“Stok yang kami miliki cukup untuk menjamin stabilitas harga selama bulan puasa maupun menghadapi Lebaran. Masyarakat Jawa Tengah tidak perlu khawatir,” tegasnya.

Selain beras, Bulog Jateng juga memastikan ketersediaan minyak goreng “Minyakita” dalam jumlah cukup. Saat ini stok minyak goreng yang tersedia sekitar 850 ribu liter dan akan terus bertambah. Penyaluran difokuskan ke pasar-pasar untuk menjaga stabilitas harga dan mencegah lonjakan inflasi.

Dalam waktu dekat, pemerintah juga direncanakan menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng. Bulog Jateng akan terus melakukan penyerapan dan distribusi guna mendukung program tersebut serta menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di Jawa Tengah menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026.

Sementara Pimpinan Perum Bulog Cabang semarang Rendy Ardiansyah mengatakan , Perum Bulog Cabang Semarang telah  melakukan kegiatan penyerapan gabah dan mulai intensif dilakukan sejak awal tahun bulan januari 2026 hingga  bulan februari ini, kata Rendy.

Dimana target bulanan yang dicapai Bulog Semarang sudah mencapai 140 persen, pihaknya akan tetap mengoptimalkan sisa panen di bulan Maret dan April agar hasil serapan petani semuanya bisa diserap, tuturnya.

Adapun jumlah gabah yang sudah kita serap sampai saat ini sejumlah sekitar 25 ribu ton gabah kering panen atau setara sekitar 12.500 ribu ton setara beras. Kita memanfaatkan sisa waktu yang ada karena puncak panen yang telah mulai berlangsung di wilayah Sentra padi Grobogan dan Demak akan segera berakhir , imbuhnya.

Pihaknya akan terus melakukan koordinasi secara intens dengan dinas terkait, serta Polri- TNI  untuk meningkatkan sinergitas agar penyerapan gabah berjalan dengan maksimal, ujarnya.

Adapun untuk Stok Beras di Wilayah Perum Bulog Semarang, saat ini berjumlah 64 ribu ton dan sangat mencukupi dan memadai untuk mempersiapkan Ramadhan , jelang lebaran dan idul fitri.

Stok Beras bertahan minimal sampai 6 bulan ke depan. Pihaknya tetap memonitoring dan bekerja sama dengan Tim Satgas untuk mengecek kestabilan harga, juga minyak kita yang sudah digelontorkan di Pasar-pasar dan tempat lainnya. Di  harapkan harga Beras, minyak Goreng tetap Stabil dan stok tetap melimpah di Bulog Semarang , pungkasnya.***

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru