Sabtu, 23 Mei 2026
29 C
Semarang

Sekolah Ciputra Kasih Semarang Perluas Fasilitas, Siapkan 12 Ruang Kelas Baru

Berita Terkait


SEMARANG
 — Sekolah Ciputra Kasih Semarang terus memperluas fasilitas pendidikan seiring meningkatnya jumlah siswa dalam beberapa tahun terakhir. Sekolah tersebut meresmikan gedung baru tahap kedua yang akan digunakan mulai tahun ajaran baru pada Juli 2026.

Gedung baru itu memiliki 12 ruang kelas dengan kapasitas total mencapai 360 siswa dan diprioritaskan untuk jenjang SMA. Peresmian dilakukan bersamaan dengan kegiatan Family Day yang diikuti siswa, orang tua, guru, manajemen sekolah, hingga perwakilan yayasan, Sabtu (23/5/2026).

School General Manager 2, Fenny Sukamto SPsi MM mengatakan, pembangunan gedung baru dilakukan karena kapasitas ruang belajar di gedung lama sudah penuh seiring pertumbuhan jumlah siswa sejak sekolah mulai beroperasi empat tahun lalu.

“Memasuki tahun kelima, kami membutuhkan gedung baru untuk perluasan,” ujarnya.

Menurutnya, seluruh sarana dan prasarana di gedung baru telah siap digunakan. Proses perekrutan tenaga pengajar juga terus berjalan dan telah mencapai lebih dari 50 persen.

“Kelas yang sekarang sudah penuh, jadi kami harus punya gedung kedua. Juli nanti gedung baru ini sudah pasti terpakai,” katanya.

Fenny menambahkan, pembangunan tahap kedua merupakan bagian dari pengembangan jangka panjang sekolah. Pihaknya juga membuka peluang pembangunan tahap berikutnya karena lahan pengembangan masih tersedia.

Selain meresmikan gedung baru, sekolah turut menggelar Family Day sebagai ajang mempererat hubungan antara sekolah, siswa, dan orang tua. Kegiatan tersebut mengangkat tema budaya Kota Semarang.

Head of School, Vincencia Harsanti mengatakan, tema budaya dipilih untuk mengenalkan budaya lokal kepada generasi muda sekaligus membangun kebersamaan seluruh stakeholder sekolah.

“Dalam Family Day, sekolah mengangkat tema budaya Kota Semarang,” katanya.

Acara diawali dengan iring-iringan warak endog sebagai simbol budaya khas Semarang dalam prosesi peresmian gedung baru. Peserta juga diajak mengikuti berbagai permainan tradisional seperti bola bekel, dakon, dan engklek.

Selain itu, sekolah menyediakan permainan berbasis smart board yang mengenalkan lokasi bersejarah dan ikon Kota Semarang kepada siswa dan orang tua.

“Momen ini kami harapkan dapat menjadi sarana mempererat hubungan antara sekolah, siswa, dan orang tua sekaligus mengenalkan budaya lokal kepada generasi muda,” imbuhnya.

Board of Executive Director of Ciputra Education Foundation, Prof Denny Bernardus mengatakan, Sekolah Ciputra Kasih Semarang mencatat pertumbuhan jumlah siswa yang signifikan sejak mulai beroperasi pada 2022.

Dari jumlah siswa di bawah 50 orang saat pertama berdiri, kini sekolah tersebut telah memiliki 332 siswa. Pertumbuhan itu menjadikan Sekolah Ciputra Kasih Semarang sebagai salah satu unit pendidikan dengan perkembangan tercepat di antara 12 sekolah dalam jaringan mereka.

Selain ruang kelas, gedung baru juga dilengkapi ruang audio visual, ruang OSIS, serta berbagai fasilitas pendukung lain untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pelayanan kepada siswa maupun orang tua.

“Yang kami yakini itu kualitas pembelajaran dan servis pelayanan. Tidak hanya kepada siswa, tetapi juga orang tua,” katanya.

Sekolah juga mulai memperkuat layanan digital bagi orang tua murid. Melalui ponsel, orang tua dapat memantau nilai hingga absensi siswa tanpa harus datang langsung ke sekolah.

Setelah pembangunan tahap kedua rampung, pihak sekolah juga membuka peluang pengembangan tahap ketiga sesuai kebutuhan di masa mendatang.***

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru