Menu ✖

Mode Gelap

Tangan Panjang di Kala Terang: Aksi Perebutan Ponsel Petugas Kebersihan Digagalkan Warga

21 Des 2025 · 15:49 WIB ·


					Tangan Panjang di Kala Terang: Aksi Perebutan Ponsel Petugas Kebersihan Digagalkan Warga Perbesar

SEMARANG – Ketika seorang petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Semarang sibuk menyapu jalan sambil mendengarkan musik dari ponselnya, seorang pria nekat merenggut momen itu untuk beraksi. Namun, hari itu bukanlah harinya pelaku. Warga sekitar yang sigap berubah menjadi “satgas” dadakan, menggagalkan aksi perampasan ponsel di kawasan Gapura Semarang Indah.

Tepat pada Kamis (18/12/2025) sekitar pukul 11.25 WIB, suasana Jalan Madukoro tiba-tiba ricuh. Mulidah (56), sang petugas kebersihan, sedang asyik menyapu sambil menggenggam ponsel Vivo Y28 yang memutar lagu. Tiba-tiba, seorang pria mengendarai sepeda ontel hitam melesat dari arah Jalan Jenderal Sudirman. Tanpa basa-basi, tangannya menyambar ponsel di genggaman Mulidah, lalu berusaha melarikan diri.

Aksi itu tak luput dari sorot mata Muhammad Mahmudi, seorang warga yang kebetulan berada di lokasi. Jeritan kerasnya, “Maling!”, langsung memicu respons cepat. Yusuf Kunarso dan warga lain segera bergerak, mengejar pelaku yang berusaha kabur melalui Jalan Madukoro I. Pengejaran berakhir di Jalan Trajutrisno I, Kelurahan Krobokan, di mana pelaku akhirnya berhasil diamankan oleh massa.

Informasi segera sampai ke Bhabinkamtibmas setempat, yang kemudian menggerakkan Piket Fungsi Polsek Semarang Barat. Dipimpin Pawas Panit Reskrim Ipda Apri Setiawan, tim polisi tiba di lokasi sekitar pukul 11.40 WIB, hanya 15 menit setelah kejadian. Mereka langsung mengamankan pelaku berinisial RE (30), seorang karyawan swasta dari Semarang Utara, beserta barang bukti, ponsel korban, tas selempang, dan sepeda ontel hitam yang menjadi kendaraan pelarian.

Kapolsek Semarang Barat Kompol Andre Bachtiar Winanomo tak ragu memberi pujian. “Kami apresiasi kecepatan warga berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas. Ini bukti sinergi efektif polisi-masyarakat dalam menjaga keamanan,” tegasnya. Ia juga menegaskan bahwa pelaku akan dijerat dengan pasal yang sesuai, mengingat modus perampasan yang melibatkan kekerasan atau ancaman.

Kasus ini kini dalam proses pemeriksaan intensif di Polsek Semarang Barat. RE terancam pasal pencurian dengan pemberatan, mengingat korban adalah petugas yang sedang menjalankan tugas publik. Insiden ini mengingatkan bahwa kejahatan bisa terjadi di mana saja, bahkan di siang bolong, namun juga membuktikan bahwa kewaspadaan kolektif warga masih menjadi senjata ampuh melawan aksi kriminalitas.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Facebook Bagikan ke Line Salin tautan artikel
Baca Lainnya

Face Recognition KAI Daop 4 Semarang Tembus 945 Ribu Pelanggan

27 Juli 2026 - 12:55 WIB

Face Recognition KAI Daop 4 Semarang Tembus 945 Ribu Pelanggan

LDII Jateng Gelar Bedah Buku, Wamen Haji dan Umroh Dahnil Anzar Simanjuntak: Pintu Dialog Rawat Keberagaman dan Persatuan

18 Juli 2026 - 20:58 WIB

LDII Jateng Gelar Bedah Buku, Wamen Haji dan Umroh Dahnil Anzar Simanjuntak: Pintu Dialog Rawat Keberagaman dan Persatuan

Dosen STIKES Semarang Berikan Sosialisasi Bahaya Bullying di MPLS PKBM Shirothol Mustaqim

15 Juli 2026 - 18:11 WIB

Dosen STIKES Semarang Berikan Sosialisasi Bahaya Bullying di MPLS PKBM Shirothol Mustaqim

Libur Sekolah 2026, KAI Daop 4 Semarang Layani 1,09 Juta Penumpang, Stasiun Tawang Tertinggi

13 Juli 2026 - 16:53 WIB

Penumpang KAI Daop 4 Semarang libur sekolah 2026

LDII Kota Semarang Perkuat Pembinaan Generasi Profesional, Nasionalis dan Religius Melalui CAI ke-47

5 Juli 2026 - 16:54 WIB

LDII Kota Semarang Perkuat Pembinaan Generasi Profesional, Nasionalis dan Religius Melalui CAI ke-47

Lewat Trade Expo Indonesia 2026, Kemendag Ajak Pelaku Usaha Jateng Perluas Pasar Ekspor Global

30 Juni 2026 - 19:39 WIB

Lewat Trade Expo Indonesia 2026, Kemendag Ajak Pelaku Usaha Jateng Perluas Pasar Ekspor Global
Trending di News

Tinggalkan Komentar