Jumat, 15 Mei 2026
32.2 C
Semarang

Citraland BSB City Perkenalkan Hunian Inner Court Series Langsung Laku 60 Persen

Berita Terkait

Semarang – Citraland BSB City Semarang kembali menghadirkan inovasi hunian berkelanjutan dengan meluncurkan Inner Court Series di Cluster Serena Hill. Produk terbaru ini menghadirkan tiga tipe rumah, yakni Agatha, Delavera, dan Anila, yang mengusung desain inner court sebagai elemen utama untuk menciptakan ruang hidup yang teduh, nyaman, dan terhubung langsung dengan alam.

General Manager Citraland BSB City Semarang, Dessaf Seta Permana, di sela launching Inner Court Series, pada Sabtu (31/1) menjelaskan, konsep inner court kini semakin diminati karena mampu menghadirkan suasana alami ke dalam rumah tanpa mengorbankan kenyamanan. Desain ini menciptakan sirkulasi udara dan pencahayaan alami yang optimal, sehingga setiap sudut rumah terasa lebih hidup, tenang, dan istimewa.

Tak hanya unggul dari sisi desain, Inner Court Series juga dirancang untuk memenuhi standar bangunan hijau dengan target sertifikasi EDGE (Excellence in Design for Greater Efficiencies). Untuk memperoleh sertifikasi tersebut, proyek perumahan harus mampu mencapai penghematan minimal 20 persen pada aspek energi, air, serta karbon yang terkandung dalam material bangunan. Di Citraland BSB City, efisiensi yang dicapai bahkan berada di kisaran 30 hingga 35 persen, melampaui standar minimum.

“Sertifikasi ini bukan sekadar label hijau. Dampaknya nyata, mulai dari pengurangan biaya utilitas hingga dukungan terhadap sasaran ESG,” ujar Dessaf. ESG sendiri merupakan kerangka tujuan lingkungan, sosial, dan tata kelola yang kini menjadi perhatian utama banyak perusahaan global dalam menjalankan bisnis secara berkelanjutan dan etis.

Cluster Serena Hill menjadi proyek hunian pertama di kawasan ini yang secara konsisten mengusung konsep green building. Pengembang juga merujuk pada prinsip bangunan hijau yang banyak diterapkan di kawasan Asia-Afrika serta berafiliasi dengan standar global yang didukung lembaga internasional seperti World Bank. Langkah ini diambil seiring meningkatnya jumlah warga negara asing yang menetap di Citraland BSB City, yang kini mencapai hampir 300 orang.

Dessaf menuturkan, keberadaan sertifikasi hijau menjadi faktor penting dalam menarik minat perusahaan multinasional dan merek global. “Brand-brand besar seperti Samsung, Apple, dan perusahaan internasional lainnya selalu menanyakan apakah kawasan ini memiliki sertifikasi hijau. Itu menjadi syarat penting bagi mereka untuk masuk ke Indonesia,” katanya. Tren penggunaan bangunan bersertifikat hijau pun terus meningkat dari tahun ke tahun, termasuk di Jawa Tengah yang ke depannya diproyeksikan akan semakin mengarah ke sana.

Saat ini Inner Court Series terdiri dari sekitar 30 unit rumah. Bahkan sebelum resmi diluncurkan ke pasar, sekitar 60 persen unit telah terjual, dengan didominasi konsumen lokal Semarang. Menurut Dessaf, tingginya penjualan ini tak lepas dari insentif PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) serta perilaku konsumen yang kini lebih memilih produk ready stock sebelum memutuskan membeli.

Keunggulan kawasan juga menjadi daya tarik utama. Dari total luas lahan, hanya sekitar 50 hingga 55 persen yang digunakan untuk bangunan, sementara sisanya dibiarkan sebagai ruang hijau terbuka. Bahkan area strategis seperti gerbang utama tidak dikomersialkan, melainkan dijadikan taman besar untuk menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen, menciptakan kualitas hidup yang lebih sehat bagi penghuni.

Dari sisi investasi, kawasan Citraland BSB City mencatat kenaikan harga tanah rata-rata 15 persen per tahun. Sementara itu, potensi yield sewa berada di kisaran 5 hingga 7 persen, terutama dari penyewa asing, termasuk komunitas ekspatriat asal Tiongkok yang jumlahnya cukup signifikan. Banyak unit disewakan langsung oleh korporasi, sehingga transaksi berlangsung cepat tanpa proses tawar-menawar yang panjang.

Selain itu, beberapa bank telah mulai menawarkan skema KPR hijau untuk produk hunian berkelanjutan. Melalui skema ini, konsumen berpeluang memperoleh suku bunga lebih rendah, bahkan tambahan insentif hingga 1 persen. “Daripada fokus perang harga, kami bermain di added value produk,” jelas Dessaf.

Harga rumah Inner Court Series di Serena Hill saat ini berada di kisaran Rp1,7 miliar hingga Rp3,5 miliar perunit.. Dengan tingkat penyerapan yang tinggi, pengembang menargetkan seluruh unit akan terjual habis pada tahun ini, sekaligus membuka peluang peluncuran unit ready stock tambahan pada semester berikutnya.

Meski sempat muncul anggapan bahwa pasar properti tengah melambat, Dessaf menilai kondisi Semarang relatif stabil dibandingkan kota-kota besar lainnya. “Pertumbuhannya tidak fluktuatif, tapi konsisten. Hot money di Semarang masih kuat, banyak masyarakat dengan daya beli tinggi yang hanya menunggu produk yang tepat,” ujarnya.

Keunggulan lain Citraland BSB City adalah skalanya yang terintegrasi. Di wilayah Semarang Barat, kawasan ini menjadi satu-satunya pengembangan hunian berskala kota di Jawa Tengah, yang menggabungkan fungsi hunian, komersial, pendidikan, dan gaya hidup dalam satu kawasan. Masuknya berbagai merek nasional dan multinasional ke area ini dinilai sebagai bukti kelayakan bisnis kawasan tersebut.

“Semua bisnis besar sudah datang lebih dulu. Konsumen tinggal ikut arusnya. Itu sebabnya kami memakai tagline gravitasi—ikut saja, pasti tumbuh,” tutup Dessaf.

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru