Senin, 1 Juni 2026
25 C
Semarang

KAI Wisata Catat 119.433 Pelanggan Selama Lebaran 2026, e-Porter Melonjak 2.930%

kai-wisata-119-433-pelanggan-lebaran-2026-e-porter-lonjak-2930-persen

Berita Terkait

JAKARTA, PortalJateng.id — Lebaran 2026 tak hanya meninggalkan cerita tentang mudik dan kumpul keluarga. Bagi PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata), momen ini menjadi bukti bahwa masyarakat kini tidak lagi sekadar mencari moda transportasi, tetapi pengalaman perjalanan yang utuh.

Sepanjang masa Posko Angkutan Lebaran 2026, periode 13 hingga 30 Maret (H1 s.d. H18), KAI Wisata mencatat total 119.433 pelanggan, melampaui realisasi tahun 2025 yang sebesar 97.827 pelanggan (naik 122%) dan juga melampaui target program 2026 yang sebesar 111.685 pelanggan (107%).

“Capaian ini merupakan hasil dari komitmen seluruh insan KAI Wisata dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang nyaman, aman, dan berkesan bagi pelanggan selama momentum mudik dan libur Lebaran,” ujar Direktur Utama KAI Wisata, Raden Agus Dwinanto Budiadji dalam rilisnya, Selasa (31/03/2026).

Lonjakan di Setiap Lini Bisnis

Yang menarik, pertumbuhan tidak hanya terjadi pada satu lini, tetapi merata di seluruh portofolio layanan KAI Wisata. Beberapa bahkan mencatat lonjakan eksponensial:

  • Kereta Wisata — 25.846 pelanggan, tumbuh 141% dibanding periode yang sama tahun lalu dan 120% dari target. Ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap pengalaman perjalanan eksklusif dan berkesan terus meningkat.
  • Luxury Lounge — 25.399 pelanggan, melonjak 201% dibanding realisasi 2025 dan 185% dari target. Peningkatan ini mencerminkan kebutuhan pelanggan akan ruang tunggu premium yang nyaman dan representatif di stasiun.
  • Shower & Locker — 5.867 pengguna, atau 122% dibanding tahun lalu dan 155% dari target. Layanan ini menjadi solusi bagi pemudik yang ingin segar kembali setelah perjalanan panjang.
  • Museum Kereta Api Ambarawa — 16.067 pengunjung, atau 126% dibanding tahun sebelumnya dan 114% dari target. Museum ini tetap menjadi destinasi favorit bagi wisatawan yang ingin menyelami sejarah perkeretaapian Indonesia.
  • WISER — 1.859 pelanggan, melonjak 385% dibanding realisasi 2025 dan 235% dari target. Layanan ini menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan.
  • e-Porter — 7.002 transaksi, tumbuh hingga 2.930% dibanding tahun lalu dan 105% dari target. Ini adalah lonjakan tertinggi di antara semua layanan, menunjukkan bahwa pemudik semakin mengandalkan kemudahan digital untuk urusan barang bawaan.
  • Rail Transit/Hotel — 878 pelanggan, atau 109% dibanding realisasi 2025.
  • Lawang Sewu — 36.515 pengunjung selama periode angkutan Lebaran, menjadikannya destinasi heritage favorit masyarakat.

e-Porter: Layanan yang Melonjak 2.930%

Angka 2.930% bukan sekadar statistik. Ia adalah cermin perubahan perilaku pemudik. Layanan e-Porter, yang memungkinkan pelanggan memesan jasa pengangkutan barang dari stasiun ke rumah atau sebaliknya, menjadi primadona baru di Lebaran tahun ini.

Bagi keluarga yang mudik dengan anak kecil dan barang bawaan banyak, layanan ini seperti “penyelamat”. Tak perlu repot mengangkut koper besar dari stasiun ke kendaraan, cukup pesan via aplikasi, dan petugas siap membantu.

Pertumbuhan ini juga menunjukkan bahwa pemudik kini lebih menghargai kenyamanan dan efisiensi waktu. Mereka rela membayar lebih untuk layanan yang membuat perjalanan lebih ringan.

Kereta Wisata dan Luxury Lounge: Naik Kelas

Sementara itu, pertumbuhan Kereta Wisata dan Luxury Lounge menunjukkan tren lain, masyarakat semakin menginginkan pengalaman premium saat mudik. Bukan sekadar sampai tujuan, tapi menikmati setiap momen perjalanan.

Kereta Wisata menawarkan pengalaman eksklusif dengan interior tematik, layanan hospitality kelas hotel, dan rute yang dirancang untuk menikmati pemandangan. Luxury Lounge di stasiun-stasiun besar memberikan ruang tunggu yang nyaman, jauh dari keramaian, dengan fasilitas lengkap.

“Ini menjadi refleksi bahwa pelanggan semakin percaya pada ekosistem layanan KAI Wisata yang mampu menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih lengkap mulai dari perjalanan, kenyamanan di stasiun, akomodasi, hingga destinasi wisata heritage,” ujar Raden Agus.

Lawang Sewu: Heritage yang Tak Pernah Sepi

Di Semarang, Lawang Sewu kembali membuktikan diri sebagai destinasi heritage favorit. Dengan 36.515 pengunjung selama periode angkutan Lebaran, gedung bersejarah ini tak pernah sepi. Sebelumnya, KAI Wisata juga menggelar Salat Idulfitri di halaman Lawang Sewu pada 21 Maret 2026, menegaskan bahwa bangunan ini bukan hanya tempat wisata, tapi juga ruang publik yang hidup.

Capaian KAI Wisata selama Lebaran 2026 mengirim pesan jelas, bahwa lanskap perjalanan masyarakat Indonesia sedang berubah. Pemudik tidak lagi hanya mencari cara termurah atau tercepat. Mereka mencari pengalaman yang nyaman, berkesan, dan bermakna.

Kereta Wisata menawarkan perjalanan yang indah. Luxury Lounge memberikan ruang untuk melepas lelah. e-Porter meringankan beban fisik. Lawang Sewu menjadi tempat untuk kembali ke akar sejarah. Museum Ambarawa mengajak anak-anak belajar sambil bermain.

Semua ini adalah potret dari ekosistem layanan yang saling terkait. KAI Wisata tidak lagi sekadar menjual tiket kereta. Mereka menjual kenangan perjalanan.

“Capai ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus melangkah lebih baik ke depan. KAI Wisata berkomitmen untuk terus konsisten meningkatkan kualitas layanan, menghadirkan inovasi, dan memperkuat semangat Semakin Melayani bagi seluruh pelanggan. Harapan kami, KAI Wisata dapat terus menjadi bagian dari perjalanan terbaik masyarakat Indonesia,” tutup Raden Agus.

Dengan semangat “Semakin Melayani”, KAI Wisata akan terus berupaya menghadirkan layanan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan perjalanan, tetapi juga menciptakan pengalaman yang lebih berkesan di setiap perjalanan pelanggan.

Bagi 119.433 pelanggan yang memilih KAI Wisata tahun ini, perjalanan mudik mereka mungkin takkan terlupakan. Bukan hanya karena sampai di kampung halaman, tapi karena setiap detik di perjalanan terasa istimewa.

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru