Minggu, 3 Mei 2026
30.8 C
Semarang

Nawal Yasin Targetkan Literasi Jateng Bangkit Lewat Fasilitas Perpusda

Berita Terkait


KUDUS
 – Bunda Literasi Provinsi Jawa Tengah, Hj.Nawal Arafah Yasin, M.S.I, berharap, Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) Jawa Tengah yang pernah menempati peringkat dua bisa diraih kembali.

Saat ini, posisi TKM Jawa Tengah telah menurun ke peringkat -26 nasional dengan skor 57,11. Sedangkan untuk peringkat IPLM (Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat), Jawa Tengah menempati posisi 11, dengan skor 38.86.

Hal itu disampaikan Ning Nawal, panggilan akrabnya, saat menjalankan perintah Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wakilnya Taj Yasin Maimoen, untuk meninjau Gedung Layanan Perpustakaan Umum (Perpusda) Kabupaten Kudus, Jumat (1/5/2026).

“Kita apresiasi gedung Perpustakaan baru kabupaten Kudus ini, kita berharap fasilitas ruang baca yang nyaman dan inklusif yang ada di sini akan menarik minat baca masyarakat. Sehingga TKM dan IPLM (Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat) Jawa Tengah akan kembali di peringkat dua nasional,” harap Ning Nawal, didampingi Bunda Literasi Kabupaten Kudus, Endhah Endhayani Sam’ani Intakoris.

Saat ini, Bunda Literasi terus mendorong penguatan program dan kegiatan literasi agar TKM dan IPLM di seluruh kabupaten/kota Jawa Tengah bisa meningkat.

“Kita berjuang bisa kembali peringkat dua, saat ini kita posisi bawah setelah Banten,” tambahnya.

Dalam kunjungan ke Perpusda Kudus, Ning Nawal meminta untuk diperbanyak event sehingga masyarakat tertarik untuk datang dan membaca. Juga harus ada literasi baca dan tulis Alquran, mengingat Kudus adalah kota santri.

Isteri Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) ini, juga mengapresiasi penataan ruang baca anak, yang dinilai mampu menarik minat baca anak sejak dini. Nawal juga menyempatkan diri berdialog dengan pengunjung Perpusda.

“Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan program Bunda Literasi Jateng untuk meningkatkan kualitas layanan perpustakaan di seluruh kabupaten/kota Jawa Tengah,” imbuhnya.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kudus (Perpusda Kudus), Mutrikah, S.H, menjelaskan, ada sejumlah fasilitas yang tersedia. Yakni fasilitas ruang baca modern yang nyaman, estetik, dan cozy. Ruang baca anak & bermain, sebuah tempat khusus bagi anak-anak agar betah belajar. Ada Bioskop/Teater Mini, yaitu fasilitas nonton film edukasi (kesehatan, anak, dan anti-bullying).

“Ada ruang multimedia & komputer, sebuah area yang dilengkapi komputer dan akses WiFi, cocok untuk mengerjakan tugas. Ada koleksi buku terlengkap, termasuk rujukan. Untuk layanan sirkulasi ada peminjaman, ada juga perpustakaan keliling jemput bola ke sekolah,” katanya.

Menurutnya, per April 2026, koleksi buku cetak di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kudus mencapai 47.267 eksemplar dengan 32.962 judul. Dengan pengunjung mencapai 32.557 orang, puncak kunjungan per hari 700 orang.***

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru