Kamis, 7 Mei 2026
31.4 C
Semarang

Bulog Kenalkan Sistem Pergudangan dan Rantai Pasok Pangan kepada Mahasiswa di Semarang

Berita Terkait


SEMARANG
 – Perum Bulog Kantor Cabang Semarang menggelar kegiatan literasi pangan melalui kunjungan edukatif mahasiswa di Kompleks Pergudangan Tambak Aji Kancab Semarang, Kamis (7/5/2026). Kegiatan ini diikuti mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Semarang.

Program bertajuk Bulog Dorong Literasi Pangan Melalui Kunjungan Edukatif Mahasiswa ini bertujuan memberikan pemahaman langsung kepada generasi muda mengenai peran Bulog dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Para peserta diajak melihat langsung kondisi stok pangan di gudang serta mendapatkan pemahaman mengenai rantai pasok pangan.

Mahasiswa juga diberikan pemahaman mengenai perawatan barang/PHGT, penyimpanan, administrasi dan stock opname beras, pengelolaan barang di gudang, infrastruktur Perum Bulog, hingga sebaran pergudangan Bulog.

Kepala Kantor Cabang Bulog Semarang, Rendy Ardiansyah, mengatakan kegiatan ini bertujuan menanamkan pemahaman mengenai ketahanan pangan nasional secara langsung kepada mahasiswa.

“Kegiatan ini juga meningkatkan pemahaman rantai pasok pangan, yaitu mengedukasi mahasiswa mengenai proses pangan mulai dari penyerapan gabah petani, pengolahan, penyimpanan beras di gudang hingga distribusi beras ke masyarakat,” kata Rendy.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga membangun kesadaran generasi muda bahwa ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama dan penting bagi keberlanjutan bangsa.

“Kunjungan ini memastikan generasi muda memahami bahwa keberlanjutan pangan ada di tangan mereka sehingga perlu diberikan edukasi sedini mungkin,” imbuhnya.

Melalui kunjungan tersebut, peserta juga dapat memastikan secara langsung kondisi stok beras yang tersedia di gudang Bulog dalam keadaan aman, berlimpah, dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah juga berjalan dengan baik, terlihat dari pengelolaan dan distribusi pangan yang terus dijaga oleh Bulog,” tuturnya.

Rendy menambahkan, total stok beras di Perum Bulog Kantor Cabang Semarang saat ini mencapai 81.189,95 ton dan telah memenuhi seluruh gudang yang tersedia.

“Kami juga menambah kapasitas gudang dengan skema sewa atau jasa pergudangan dan terus mencari tambahan gudang karena pengadaan beras masih berlangsung serta stok beras di gudang sangat berlimpah,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan, khususnya terkait distribusi dan pengelolaan pangan di gudang Bulog.

Mahasiswi Aditia Kartika Sari mengaku senang mengikuti edukasi tersebut karena berkesempatan mengunjungi fasilitas gudang beras dan memahami alur distribusi beras dari padi hingga sampai ke meja makan.

“Saya juga melihat langsung stok beras di gudang sangat berlimpah. Ini menunjukkan swasembada pangan sangat berhasil,” ujarnya.

Senada disampaikan mahasiswa Fajar Ahmad Gibran. Menurutnya, kegiatan tersebut dikemas secara menarik sehingga pembelajaran mengenai pangan menjadi pengalaman yang seru dan menginspirasi.

“Stok beras yang berlimpah di gudang menunjukkan pilar ketahanan pangan berhasil diperkuat,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Bulog berharap kesadaran generasi muda terhadap pentingnya ketahanan pangan semakin meningkat. Selain itu, masyarakat juga diharapkan memahami bahwa Indonesia mampu memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri.*

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru