Minggu, 3 Mei 2026
28.8 C
Semarang

9 Tahun Pasar Sehati Semarang, Ruang Alternatif di Tengah Kota

"Menyemai Kemandirian" di Usia ke-9, 20 Tenant Meriahkan Syukuran

Berita Terkait

SEMARANG, PortalJateng.id – Pasar Sehati Semarang (PSS) genap berusia 9 tahun pada Minggu (3/5/2026). Usia ini dimaknai sebagai momen untuk menyemai kemandirian. Komunitas yang lahir pada 2017 ini tetap teguh mengusung gaya hidup sehat, alami, dan ramah lingkungan.

“Bagi kami, angka sembilan ini bermakna tentang ‘Menyemai Kemandirian’,” kata Aria Masita, Ketua Pasar Sehati Semarang.

Menurutnya, usia ke-9 adalah titik refleksi. Komunitas ini mampu mandiri menjaga gairah hidup sehat. Mereka juga berdaya secara pangan.

“Di usia ini, kami tetap teguh mengusung nilai Healthy Body, Mind, and Soul,” ujar Sita, sapaan akrabnya.

Sembilan tahun sudah Pasar Sehati Semarang hadir sebagai ruang alternatif bagi warga kota. Sita berharap ke depannya komunitas ini mampu menjadi pusat ekonomi sehat yang kuat di jantung kota.

“Kami ingin terus mengedukasi masyarakat untuk hidup sehat secara alami,” ungkapnya.

“Kami juga ingin terus berinovasi dengan produk-produk lokal. Semua melalui aktivitas yang selaras dan harmonis dengan alam,” lanjut Sita.

Syukuran di Urban Farming Corner

Acara syukuran ulang tahun ke-9 Pasar Sehati Semarang berlangsung meriah. Lokasinya di Urban Farming Corner (UFC). Komunitas ini membuktikan konsistensi dalam menjaga kenyamanan dan kebersihan area.

“Di sini, masyarakat bisa merasakan pengalaman wellness sambil grounding di pagi hari,” kata Sita.

Menurutnya, cara ini sangat efektif untuk memulihkan energi. Sekaligus menjaga mood agar tetap positif.

Gelaran syukuran tahun ini dimeriahkan beberapa komunitas. Antara lain Semarang Baca dan Bersukaria Walk.

Sebanyak 20 tenant ikut mengisi acara. Mereka menjual makanan, minuman, bodycare, serta kerajinan tangan.

Aktivitas Menarik untuk Keluarga

Pengunjung juga bisa mengikuti berbagai aktivitas menarik. Ada blind taste dan pojok interaktif. Keduanya mengajak pengunjung merefleksikan arti sehat.

Dua puluh tenant yang mengisi antara lain,
Teman Ramoe, Ego Eko Shop, Kedai Takeone, Red Ginger Sparkling, Idjo Organik, Kedai Omma Umma, Eatlery, Cataleya Kitchen, Naturalia Sourdough, Little Organic Kitchen, Psikombucha, Lovita Pressed Juice, Mijun, Cumi Berkah, Nasi Pager, House of Alila, Nat Nat Cashew, Real & Raw, Kwacis, dan Craftonesia.

Doa dan Harapan dari Anggota Komunitas

Ainun, anggota Pasar Sehati Semarang yang bergabung sejak tahun 2022, turut berbahagia di usia ke-9 komunitas ini. Pemilik usaha Ego Eko Shop ini menyampaikan doa dan harapan tulusnya.

“Semoga di umurnya yang ke-9, Pasar Sehati bisa semakin kompak,” ujar Ainun.

“Panjang umur, bisa jadi wadah edukasi lebih banyak lagi. Terutama seputar pangan dan gaya hidup sehat untuk warga Semarang dan sekitarnya,” lanjutnya.

Ainun juga berharap komunitas ini semakin semangat. Mereka bisa bersama-sama belajar lagi untuk menghadirkan produk-produk yang aman. Baik untuk diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

“Terima kasih juga untuk semua pihak dan pelanggan setia. Yang telah mensupport perjalanan Pasar Sehati sejauh ini,” ungkap Ainun.

Ia mendoakan seluruh keluarga besar Pasar Sehati Semarang. Semoga diberi sehat selalu, rezeki yang baik. Dan bisa terus berjumpa di kesempatan dan gelaran-gelaran selanjutnya.

Tentang Pasar Sehati Semarang

Pasar Sehati Semarang adalah komunitas pelaku usaha. Mereka mengusung kesamaan nilai: gaya hidup sehat, alami, dan ramah lingkungan.

Komunitas ini lahir dari Jaringan Pasar Sehat Indonesia (JAPSI). JAPSI dibina oleh Bapak Wied Harry Apriadji. PSS telah berjalan sejak 2017. Pada 2023, JAPSI rebranding menjadi Pasar Sehati.

Pasar Sehati mengadakan gelaran bazaar yang diisi mitra Sehati. Nilai yang diusung, produk sehat jiwa, raga, dan lingkungan. Ada juga kegiatan lain seperti workshop, kelas, dan talkshow.

Setiap pelaku usaha harus melalui tahap kurasi sebelum bergabung. Pasar Sehati menerapkan konsep Honest Ingredients. Pelaku usaha wajib menggunakan bahan alami dengan asal-usul jelas.

Komunitas ini juga berproses menuju diet plastik. Pengunjung diimbau membawa tas belanja sendiri.

Pasar Sehati Semarang digelar setiap sebulan sekali, tepatnya Minggu pertama. Gelaran berlangsung 3 jam, dari pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. Lokasinya di Urban Farming Corner (UFC).

Sembilan tahun berjalan, Pasar Sehati Semarang membuktikan bahwa ruang alternatif di tengah kota bukan sekadar impian. Namun semua punya pilihan, tetap nyaman dengan rutinitas konsumtif, atau berani menyemai kemandirian yang sehat, bagi tubuh, pikiran, jiwa, dan lingkungan. Karena kesehatan sejati tak pernah instan. Ia tumbuh dari kesadaran kolektif yang dirawat.

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru