Kamis, 23 Juli 2026
31.6 C
Semarang

JNE Bantu Petani Karanganyar Pangkas Ongkos Distribusi, Penjualan Beras Organik Naik Dua Kali Lipat

Berita Terkait

KARANGANYAR – Program Corporate Social Responsibility (CSR) JNE berhasil membantu Kelompok Tani (Poktan) Tani Mulyo di Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar, menekan biaya distribusi beras organik ke Jakarta. Dukungan berupa fasilitas pengiriman gratis tersebut membuat harga beras menjadi lebih kompetitif dan mendorong peningkatan permintaan hingga dua kali lipat.

Sejak kerja sama dimulai pada Maret 2026, volume pengiriman beras organik Poktan Tani Mulyo ke Jakarta meningkat dari sebelumnya sekitar 700 kilogram hingga 1 ton menjadi 1,5–2 ton setiap pengiriman. Dalam sebulan, pengiriman kini dilakukan rata-rata dua kali.

Penggerak Poktan Tani Mulyo, Hasyim Ashari, mengatakan persoalan utama yang selama ini dihadapi petani bukan terletak pada kualitas produk, melainkan tingginya biaya distribusi yang membuat harga jual di pasar tujuan menjadi lebih mahal.

“Kalau kita flashback ke belakang, memang sudah lama kami menampung hasil pertanian dan menjual beras sejak 2013. Tapi kerja sama dengan JNE baru dimulai pada Maret 2026,” kata Hasyim.

Menurutnya, Poktan Tani Mulyo sebenarnya telah memiliki pasar tetap di Jakarta. Namun, pelanggan kerap mengeluhkan harga beras organik yang lebih tinggi dibanding produk sejenis karena terbebani ongkos kirim.

“Waktu itu kami berdiskusi dengan pihak JNE dan menyampaikan bahwa salah satu komponen yang membuat harga beras di Jakarta menjadi mahal adalah biaya distribusi. Dari JNE akhirnya memberikan CSR berupa bebas ongkir dari Mojogedang ke Jakarta, sehingga keluhan konsumen bisa teratasi,” ujarnya.

Hasyim menambahkan, setelah biaya pengiriman tidak lagi dibebankan kepada konsumen, permintaan beras organik terus meningkat.

“Kalau dulu melalui ekspedisi umum pengiriman paling 700 kilogram sampai 1 ton karena biayanya mahal. Setelah mengenal JNE, rata-rata dalam sebulan ada dua kali pengiriman dan volumenya meningkat menjadi 1,5 sampai 2 ton,” katanya.

Branch Business Partner JNE Solo, Riki Yulianto, mengatakan program tersebut merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap petani lokal sekaligus upaya memperkuat perekonomian daerah melalui efisiensi rantai distribusi.

“Ini merupakan bentuk dukungan kami kepada petani lokal sekaligus upaya menggerakkan perekonomian daerah. Di sisi lain, konsumen juga bisa mendapatkan beras berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau,” terang Riki.

Dia menjelaskan, sejak April 2026 JNE secara rutin memfasilitasi pengiriman beras organik hasil panen Poktan Tani Mulyo ke Jakarta dengan kapasitas sekitar 1 ton setiap pengiriman.

“Hingga hari ini kami sudah melakukan pengiriman ke-8 untuk membantu pendistribusian beras dari Kelompok Tani Mulyo Karanganyar,” kata Riki.

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru