Rabu, 12 Agustus 2026
28.1 C
Semarang

Keunggulan XPENG di Pasar Mobil Listrik, Andalkan Teknologi AI hingga Fitur Canggih

Berita Terkait

SEMARANG – XPENG Indonesia menilai keunggulan teknologi menjadi salah satu kekuatan utama untuk bersaing di pasar kendaraan listrik (EV) Indonesia.

Tak hanya mengandalkan kendaraan listrik, XPENG membawa teknologi kecerdasan buatan (AI) ke dalam kendaraan, termasuk kemampuan Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang diklaim mampu beradaptasi dengan kondisi lingkungan.

VP Marketing XPENG Indonesia, Hari Arifiyanto, mengatakan teknologi menjadi pembeda XPENG dibandingkan kendaraan listrik lainnya.

“Keunggulan kami tentunya terletak pada kemampuan inteligensinya. Makanya kita membawa tajuk Physical AI. Biasanya kalau AI itu bentuknya selalu software, tapi kali ini kita datangkan dalam bentuk kendaraan,” kata Hari saat pembukaan XPENG Experience & Service Center pertama di Semarang, Selasa (11/8/2026).

Menurutnya, teknologi tersebut memungkinkan kendaraan memiliki kemampuan untuk belajar dan beradaptasi dengan lingkungan di sekitarnya.

XPENG juga membekali sejumlah produknya dengan fitur yang menunjang kenyamanan dan keamanan. Salah satunya pada XPENG X9 yang memiliki air suspension dan rear-wheel steering.

Dengan panjang kendaraan mencapai sekitar 5,3 meter, fitur tersebut membuat X9 diklaim tetap mudah bermanuver, bahkan memiliki radius putar yang menyerupai kendaraan berukuran lebih kecil.

“Ini yang tidak dimiliki oleh kendaraan EV lainnya,” ujarnya.

Dari sisi kenyamanan, X9 juga menawarkan posisi duduk baris kedua dengan konsep Zero Gravity Position. Posisi tersebut memungkinkan jantung dan lutut penumpang berada dalam posisi sejajar sehingga memberikan rasa lebih rileks.

Fitur ini dinilai cocok bagi pengguna dari kalangan pebisnis maupun eksekutif yang membutuhkan kenyamanan selama perjalanan.

Selain itu, kapasitas bagasi X9 juga menjadi salah satu keunggulan. Hari menyebut bagasinya mampu membawa hingga empat tas golf, sehingga satu kendaraan dapat digunakan untuk membawa satu kelompok pemain golf.

Dari sisi keselamatan, XPENG juga menekankan kekuatan struktur rangka kendaraan. Hari menyebut kekuatan rangka kendaraan XPENG mampu mencapai setara 32 ton.

Kemampuan ADAS juga dirancang agar memberikan respons yang lebih halus sehingga tidak membuat pengemudi maupun penumpang terkejut.

“Indonesia cukup unik. Ada sepeda, ada sepeda motor, kemudian angkutan dan lainnya. Hal tersebut membuat respons kendaraan yang cerdas ini benar-benar bisa menjadi sesuatu yang paketnya sempurna bagi suatu kendaraan,” jelasnya.

Dealer ke-8

Pembukaan XPENG Experience & Service Center di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 310, Semarang, menjadi bagian dari ekspansi XPENG di Indonesia.

Secara nasional, dealer di Semarang menjadi dealer XPENG ke-8 sekaligus dealer kedua di luar wilayah Jabodetabek setelah Bandung.

Hari mengatakan Semarang dipilih karena memiliki posisi strategis sebagai hub di jalur Trans Jawa. Kehadiran dealer tersebut diharapkan dapat membuka potensi pasar baru di Jawa Tengah.

“Semarang kan lokasinya cukup strategis sebagai hub antara Trans Jawa, sehingga membuat Semarang menjadi posisi penting buat kami untuk bisa hadir di luar Jakarta,” katanya.

XPENG juga menerapkan konsep 3S di dealer Semarang, yakni sales, spare part, dan service.

Konsep tersebut diterapkan untuk memberikan rasa tenang dan nyaman kepada pelanggan, sehingga konsumen tidak hanya mendapatkan kendaraan tetapi juga kemudahan dalam layanan purnajual.

Untuk layanan servis, XPENG lebih banyak menyediakan fast moving part. Sebagai kendaraan listrik, kebutuhan perawatan XPENG juga dinilai lebih sederhana dibandingkan mobil bermesin pembakaran internal (ICE).

“Kalau EV itu biasanya di level 20.000 kilometer. Biasanya dalam pengerjaan service-nya itu lebih kepada check and clean, karena tidak ada penggantian oli, busi, dan lain sebagainya,” jelas Hari.

Dari sisi penjualan, XPENG mencatat rata-rata penjualan nasional berada di kisaran 200 hingga mendekati 300 unit per bulan, meski baru sekitar satu tahun hadir di Indonesia.

Untuk harga, XPENG saat ini memasarkan kendaraan mulai dari sekitar Rp679 juta untuk G6 Pro hingga Rp1,259 miliar untuk X9 di Jakarta. Khusus Semarang, XPENG menyiapkan harga yang disesuaikan dengan pembukaan dealer.

Hari mengatakan pihaknya belum menetapkan target penjualan khusus di Semarang. Fokus saat ini adalah mengoptimalkan potensi pasar di Jawa Tengah.

“Target kita tidak ada angka yang spesifik. Saat ini kita lebih mengoptimalkan dari potensi market di Jawa Tengah,” pungkasnya.

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru