Jumat, 18 September 2026
28 C
Semarang

Investor Dubai Apresiasi Dukungan Ahmad Luthfi, Rp5 Triliun Disiapkan untuk Jepara

Berita Terkait


SEMARANG
 – Rencana investasi mini refinery senilai Rp 5 triliun di Kabupaten Jepara memasuki tahap baru. Setelah hampir setahun dijajaki, investor asal Dubai, Uni Emirat Arab, menandatangani perjanjian kerja sama dengan Perumda Aneka Usaha Jepara, Kamis (17/9/2026).

Komisaris Nusantara Petroleum and Petrochemical, Talal Ourfali, mengatakan, proses penjajakan hingga kerja sama tersebut berjalan relatif cepat karena mendapat dukungan pemerintah daerah, termasuk Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

“Termasuk cepat banget itu karena Pak Gubernur mendukung total, sama Bupati sama yang lainnya,” kata Talal usai penandatanganan kerja sama di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Menurut Talal, penjajakan investasi itu telah berlangsung hampir satu tahun. Proses bermula dari kedatangan investor ke Jawa Tengah dan berlanjut dengan komunikasi serta pertemuan antarkedua pihak.

“Kita prosesnya udah hampir satu tahun,” ujarnya.

Talal hadir bersama Direktur Utama Nusantara Petroleum and Petrochemical, Hamed Jafari. Ia mengatakan, dukungan pemerintah menjadi salah satu faktor penting yang membuat rencana investasi bergerak dari tahap penjajakan menuju kerja sama antarbadan usaha.

Mini refinery yang direncanakan dibangun di Jepara tersebut akan memiliki kapasitas awal sekitar 10 ribu barel minyak per hari. Kapasitas itu ditargetkan dapat dikembangkan hingga 60 ribu barel per hari seiring pertumbuhan usaha.

Tak berhenti pada fasilitas pengolahan minyak, investor juga membuka peluang pengembangan bisnis lain setelah investasi awal berjalan.

Bagi Jawa Tengah dan Jepara, proyek tersebut bukan sekadar masuknya modal. Jika terealisasi, investasi itu berpotensi menciptakan lapangan kerja, menggerakkan rantai usaha di sekitar industri, serta menambah aktivitas ekonomi dan sumber pendapatan daerah.

Gubernur Ahmad Luthfi, memastikan pemerintah provinsi akan mengawal kelanjutan investasi tersebut. Dikatakan, investor Dubai telah menyatakan kesiapan menanamkan modal sekitar Rp 5 triliun untuk pembangunan mini refinery di Jepara.

“Tentu saya sebagai gubernur sangat mengizinkan sekali dan akan kita support terkait dengan kegiatan ini,” kata Luthfi, yang memimpin Jateng bersama Wagub Taj Yasin.

Menurut dia, salah satu pekerjaan penting yang harus segera dipastikan adalah ketersediaan bahan baku. Infrastruktur pengolahan minyak tidak akan berjalan optimal tanpa kepastian pasokan minyak mentah. Luthfi sudah menghubungi Pertamina dan akan berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Termasuk minyak mentahnya harus jelas dan pasti,” tegasnya.

Luthfi menilai komitmen investor tersebut menjadi sinyal bahwa Jawa Tengah tetap menarik bagi investor di tengah tekanan ekonomi dan geopolitik global.

“Di saat geopolitik, di saat tekanan fiskal, Jawa Tengah masih menjadi tujuan investasi,” ujarnya.

Bupati Jepara Witiarso Utomo, mengatakan, calon investor juga telah meninjau lokasi yang disiapkan untuk mendukung proyek tersebut, termasuk lahan dan lokasi pendaratan kapal yang akan digunakan untuk pengangkutan minyak.

Hasil peninjauan menunjukkan lokasi dinilai sesuai untuk pengembangan proyek. Namun, kepastian pasokan bahan baku masih menjadi bagian yang perlu ditindaklanjuti bersama pemerintah dan pihak terkait.

Kerja sama antara investor dan Perumda Aneka Usaha Jepara menjadi pijakan awal untuk membawa rencana tersebut ke tahapan berikutnya.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, mini refinery tidak hanya menghadirkan investasi baru di Jepara. Proyek itu juga diharapkan menciptakan pekerjaan baru, memperluas aktivitas ekonomi masyarakat, memperkuat peran BUMD, serta meningkatkan potensi pendapatan asli daerah.

Dengan nilai investasi mencapai Rp 5 triliun dan rencana peningkatan kapasitas hingga 60 ribu barel per hari, proyek tersebut menjadi salah satu peluang pengembangan industri pengolahan minyak di Jawa Tengah yang kini memasuki fase tindak lanjut.***

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru