Rabu, 3 Juni 2026
33.9 C
Semarang

Pusdalopka & Pusdalyan: Dua Ujung Tombak KAI Hadapi Gangguan Operasional

Berita Terkait

Semarang – Sebagai operator kereta api terbesar di Indonesia, PT KAI (Persero) tak hanya fokus pada layanan harian, tetapi juga kesiapan menghadapi situasi darurat seperti gangguan jalur, cuaca ekstrem, atau masalah sarana. Dua unit andalannya Pusdalopka (Pusat Pengendali Operasi) dan Pusdalyan (Pusat Pengendali Pelayanan), berperan krusial dalam menjaga keandalan layanan. 

Pusdalopka: Otak Operasional saat Gangguan
 
Menurut Franoto Wibowo, Humas KAI Daop 4 Semarang, Pusdalopka bertindak sebagai “nerve center” yang mengambil keputusan cepat berbasis data real-time. Saat terjadi gangguan (seperti rintangan di rel atau kerusakan sarana), langkah mereka meliputi: 

1. Identifikasi cepat via sistem monitoring terintegrasi. 

2. Koordinasi teknis dengan masinis, petugas lapangan, dan teknisi. 

3. Pengambilan keputusan seperti pengalihan jalur, prioritas perjalanan, atau pembatalan KA—dengan prinsip keselamatan nomor satu. 

“Setiap keputusan mengacu protokol ketat untuk meminimalisir dampak gangguan,” tegas Franoto. 

Pusdalyan: Jembatan Informasi untuk Penumpang
 
Sementara Pusdalopka mengatasi masalah teknis, Pusdalyan memastikan penumpang mendapat informasi akurat dan solusi.

Caranya: 

– *Update real-time* via aplikasi *Access by KAI*, website, media sosial, dan pengumuman stasiun. 

– *Early warning system* melalui SMS/WhatsApp blast ke pelanggan terdampak. 

– *Layanan alternatif* seperti pengembalian tiket atau pengaturan jadwal baru. 

“Transparansi informasi adalah kunci kepercayaan pelanggan. Kami hadir agar penumpang tak merasa ditinggalkan saat terjadi kendala,” jelas Franoto. 

KAI menegaskan bahwa semua kebijakan darurat berorientasi pada keselamatan penumpang dan keberlangsungan operasi.

Kolaborasi Pusdalopka-Pusdalyan menjadi kunci agar gangguan tak berujung pada ketidakpuasan pelanggan. 

“Terima kasih atas pengertian penumpang. Kami terus tingkatkan responsivitas untuk layanan yang lebih andal,” tutup Franoto. 

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru