SEMARANG, PortalJateng.id – Seorang mahasiswa di Semarang mungkin sedang belajar tentang kerasnya hidup. Tapi yang dia dapatkan bukan pelajaran dari kampus, melainkan dari seorang “intelijen” palsu.
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Semarang berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas). Pelakunya menyamar sebagai anggota intelijen kepolisian.
Kronologi, korban, M Ika Maulana (19), mahasiswa asal Demak, didatangi pria yang mengaku sebagai Intel Narkoba Polri. Pelaku pura-pura sedang mengembangkan kasus narkoba. Memperlihatkan foto “bandar” imajiner.
Korban percaya. Pelaku minta HP dan memaksa korban mengantarnya ke Sayung, Demak.
Di perjalanan, korban mulai curiga. Ia minta kartu identitas resmi. Pelaku tidak punya.
Pelaku malah memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Saat saksi berteriak, pelaku mengeluarkan benda mirip pistol.
Korban nekat lompat dari motor. Pelaku kabur. Tapi, malangnya, pelaku jatuh di rel KA Kaligawe.
Korban dan saksi mendekat. Pelaku kembali mengancam dengan pistol korek api dan celurit. Kemudian, melarikan motor korban.
Kerugian, satu unit Honda Beat 2024, sekitar Rp20 juta.
Tersangka AS (32) Diamankan di Bandungan

Tim Resmob Satreskrim bergerak. Pada Kamis (18/6/2026) pukul 00.30 WIB, AS (32), warga Tembalang, ditangkap di sebuah hotel di Bandungan.
Tanpa perlawanan. Barang bukti yang diamankan:
- Satu pistol korek api berbentuk revolver
- Satu unit Honda Beat merah
- Satu HP Vivo
Satu pelaku lain (F) masih DPO.
Kompol Riki: Jangan Percaya “Intel” Palsu
Kasihumas Polrestabes Semarang, Kompol Riki Fahmi Mubarak, mengimbau masyarakat.
“Jangan mudah percaya pada pihak yang mengaku Polri tanpa identitas dan surat tugas,” ujar Kompol Riki.
Ini pelajaran berharga, jika ada yang mengaku “intel” tapi tidak bisa menunjukkan KTP, apalagi meminta HP dan motor jangan manut. Mungkin dia sedang shooting film, atau mungkin dia hanya butuh tumpangan gratis.
Tapi, pelaku AS sudah ditangkap. Motor Beat merah ditemukan. Satu pelaku lain masih buron.
Dan pesan dari polisi, jika ragu, segera lapor ke polisi beneran bukan yang pakai pistol korek api.



