Jumat, 17 April 2026
28 C
Semarang

Genangan Surat, Jalur Pekalongan-Sragi Mulai Dilalui KA dengan Kecepatan Terbatas

"Meski demikian, sejumlah perjalanan kereta api masih terpaksa dibatalkan sebagai langkah pengamanan"

Berita Terkait

SEMARANG – Kondisi genangan air di petak kritis Stasiun Pekalongan–Stasiun Sragi (Km 88+6/7) mulai menunjukkan perbaikan. KAI Daop 4 Semarang melaporkan ketinggian air telah berada di bawah kepala rel per Senin (19/01/2026) pagi, sehingga jalur kereta api sudah dapat dilalui secara terbatas dengan pembatasan kecepatan maksimal 30 km/jam. Meski demikian, sejumlah perjalanan kereta api masih terpaksa dibatalkan sebagai langkah pengamanan.

Puluhan Perjalanan KA Masih Dibatalkan, Cek Daftarnya.

Meski jalur mulai bisa dilalui, KAI Daop 4 masih membatalkan puluhan perjalanan baik yang berangkat maupun yang melintas. Hingga pukul 06.00 WIB, beberapa KA yang dibatalkan antara lain KA Argo Sindoro, Argo Merbabu, Ciremai, Menoreh, Kamandaka, Tegal Bahari, dan Kaligung.

Untuk perjalanan jarak jauh, KA Argo Bromo Anggrek, Argo Muria, Sembrani Tambahan, dan Tawangjaya Premium juga masih terkena dampak pembatalan. Penumpang dihimbau untuk selalu memeriksa status perjalanan terakhir melalui kanal resmi KAI sebelum berangkat ke stasiun.

Kebijakan Refund 100% Masih Berlaku, Ini Syaratnya.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, kembali menegaskan komitmen perusahaan terhadap pelanggan yang terdampak. “Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Pembatalan demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Pelanggan dengan jadwal keberangkatan 17 dan 18 Januari 2026 yang batal bepergian akibat gangguan ini berhak atas pengembalian dana (refund) 100% dari harga tiket (di luar bea pesan). Pengajuan dapat dilakukan di loket stasiun (dana tunai) atau melalui Call Center 121 (transfer bank) paling lambat 7×24 jam sejak tanggal keberangkatan di tiket.

Luqman menjelaskan, pembatasan kecepatan ketat dan pengawasan intensif oleh petugas prasarana merupakan prosedur standar untuk memastikan stabilitas lintasan benar-benar aman sebelum operasi normal diterapkan sepenuhnya.

KAI Daop 4 terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait terkait penanganan dampak banjir di sepanjang jalur. Perusahaan berkomitmen memberikan informasi perkembangan terbaru kepada masyarakat.

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru