Sabtu, 31 Januari 2026
27 C
Semarang

Tim SAR Temukan 2 Korban Longsor Pemalang Setelah 6 Hari Pencarian

Berita Terkait

PEMALANG – Operasi pencarian dua petani tertimbun longsor di lereng Gunung Slamet resmi di tutup pada Jumat (30/1/26) siang. Tim SAR Gabungan berhasil menemukan kedua korban, Aksinudin (40) dan Hamim (60), dalam keadaan meninggal dunia setelah berjuang selama enam hari di medan yang berat.

Kejadian bermula pada Minggu pagi (25/1/25) sekitar pukul 06.00 WIB di area Perhutani, Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, Pemalang. Kedua petani setempat tersebut dilaporkan tertimbun material longsor yang menerjang lokasi mereka sedang berada.

Operasi Pencarian: Berpacu dengan Waktu dan Cuaca Ekstrem

Setelah menerima laporan, Basarnas Kantor SAR Semarang melalui Unit Siaga SAR Pemalang segera memberangkatkan satu tim. Mereka bergabung dengan tim SAR lainnya membentuk Tim SAR Gabungan untuk melakukan pencarian intensif.

Pada hari pertama (Senin, 26/1/26), usaha belum membuahkan hasil. Namun di hari kedua, sekitar pukul 08.30 WIB, tim berhasil menemukan korban pertama, Aksinudin, dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah langsung dibawa ke rumah duka.

Pencarian kemudian berlanjut untuk menemukan Hamim. Tim harus berhadapan dengan kondisi medan yang sangat sulit.

“Tim terus berjibaku berpacu dengan waktu di tengah hujan, lokasi licin, kabut tebal, dan dingin yang menusuk, sambil mengkhawatirkan longsor susulan,” jelas Budiono, Kepala Kantor SAR Semarang.

Setelah perjuangan panjang, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban terakhir pada Jumat siang (30/1/26) pukul 12.50 WIB. Hamim ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, masih tertimbun material longsoran di lerengan bukit yang longsor.

“Korban terakhir atas nama Hamim telah ditemukan. Selanjutnya korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka,” imbuh Budiono dalam keterangannya.

Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi pencarian resmi ditutup pada Jumat pukul 14.00 WIB. Budiono menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh personel yang terlibat.

“Dengan ditemukannya seluruh korban maka seluruh proses operasi pencarian dinyatakan selesai. Terima kasih atas seluruh usaha tim SAR gabungan sehingga para korban berhasil ditemukan,” tutup Budiono.

Dampak dan Refleksi

Kejadian ini kembali mengingatkan masyarakat tentang risiko bencana longsor di wilayah lereng Gunung Slamet, terutama di musim penghujan. Desa Bongas yang terletak di Kecamatan Watukumpul merupakan wilayah yang rawan pergerakan tanah.

Keluarga korban dan masyarakat setempat berduka atas meninggalnya kedua petani yang merupakan warga asli daerah tersebut. Proses duka dan pemakaman telah dilaksanakan sesuai tradisi setempat.

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru