UNGARAN, PortalJateng.id – Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan berat terjadi di Jalan Tol Jalur B KM 431+400, wilayah Desa Beji, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Sabtu (7/3/2026). Insiden ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia, satu luka berat, dan dua luka ringan.
Kasatlantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, S.T.K., S.I.K., CPHR, membenarkan kejadian tersebut dan menjelaskan kronologisnya berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Kecelakaan melibatkan truk tronton H 9701 OH, truk Mitsubishi R 9553 DT, dan truk tangki Hino AD 8399 HB. Diduga truk tronton menabrak kendaraan di depannya yang sedang melambat, lalu menyerempet truk tangki yang sedang berhenti di bahu jalan karena trouble mesin,” ujar AKP Lingga, pada PortalJateng.id.
Kronologi Tabrakan Beruntun

Berdasarkan keterangan polisi, awalnya truk tangki Hino bernopol AD 8399 HB yang dikemudikan PTW (warga Wonogiri) berhenti di bahu jalan tol karena mengalami masalah mesin. Truk tersebut berhenti di lajur darurat, namun tidak lama kemudian, dari arah Bawen menuju Semarang, melaju truk tronton H 9701 OH yang dikemudikan DPO (warga Tanjung Mas, Semarang).
Diduga karena jarak terlalu dekat atau kurang antisipasi, truk tronton menabrak bagian belakang truk Mitsubishi R 9553 DT yang dikemudikan DPI (warga Pekaja, Kalibagor, Banyumas) yang melaju searah di depannya. Setelah membentur Mitsubishi, truk tronton oleng ke kanan dan menghantam truk tangki Hino yang sedang terparkir di bahu jalan.

Akibat benturan keras, truk tangki mengalami kerusakan parah di bagian kabin, sementara truk tronton ringsek di bagian depan.
Korban Jiwa dan Luka-luka
Kecelakaan ini menyebabkan satu orang penumpang truk tronton meninggal dunia di tempat. Hingga saat ini, identitas korban meninggal masih belum diketahui dan masih dalam proses identifikasi oleh Tim Inafis Polres Semarang.
“Untuk korban meninggal dunia (MD) adalah penumpang truk tronton, identitas belum ditemukan. Satu korban luka berat (LB) adalah pengemudi truk tangki, PTW, yang mengalami luka di kepala dan dada sobek. Saat ini dirawat di rumah sakit terdekat,” jelas AKP Lingga.

Sementara dua korban luka ringan (LR) masing-masing adalah pengemudi truk tronton (DPO) dan pengemudi truk Mitsubishi (DPI). Keduanya hanya mengalami luka lecet dan memar, dan telah mendapatkan perawatan.
Pengemudi Truk Tangki Jadi Korban Paling Parah
PTW (identitas lengkap belum diungkap), pengemudi truk tangki asal Wonogiri, menjadi korban paling parah. Ia mengalami cedera di bagian kepala dan robek di dada. Diduga, saat truk tangki dihantam dari samping, kabin pengemudi ringsek dan menjepit tubuhnya.
“Korban luka berat sudah dilarikan ke RS Ken Saras atau RS terdekat. Kami masih menunggu perkembangan kondisi dan pendalaman identitas korban MD,” tambah AKP Lingga.
Polisi Imbau Pengemudi Tol Lebih Waspada
AKP Lingga mengimbau seluruh pengguna jalan tol, terutama pengemudi kendaraan berat, untuk selalu menjaga jarak aman dan waspada terhadap kendaraan yang mogok atau berhenti di bahu jalan.
“Jika kendaraan mengalami masalah, segera upayakan keluar di jalur rest area terdekat. Jika terpaksa berhenti di bahu jalan, pasang segitiga pengaman minimal 50 meter di belakang kendaraan, dan nyalakan lampu hazard. Pengemudi lain juga harus mengurangi kecepatan saat melihat ada kendaraan berhenti di bahu,” imbaunya.
Petugas kepolisian masih melakukan olah TKP lebih lanjut dan mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian agar tidak terjadi kemacetan panjang.
Catatan Redaksi
Kecelakaan beruntun di tol ini menjadi pengingat pahit, bahwa bahu jalan bukan tempat aman untuk berhenti. Truk tangki yang mogok sudah berusaha menepi, namun nasib berkata lain. Truk tronton yang mungkin lengah atau tak mampu mengantisipasi, justru menabrak dari belakang dan meremukkan kabin truk tangki.
Satu nyawa melayang, satu lagi luka berat. Di balik angka-angka ini ada kisah, si pengemudi truk tangki yang mungkin hanya ingin memperbaiki mesin, justru harus dirawat intensif. Penumpang truk tronton yang tak diketahui identitasnya, meninggal di lokasi.
Ini juga menyoroti pentingnya manajemen risiko di jalan tol, kendaraan bermasalah harus segera keluar atau mencari rest area. Jika terpaksa berhenti, pastikan tanda peringatan jelas. Dan bagi pengemudi lain, jaga jarak, kurangi kecepatan, dan antisipasi hal tak terduga.
Kecelakaan ini sedang dalam penanganan polisi. Kita tunggu hasil investigasi lebih lanjut, dan semoga menjadi pelajaran bagi kita semua.



