Kamis, 16 April 2026
27.2 C
Semarang

Semarang Makin Padat di Udara: Trafik Pesawat Naik Signifikan

Domestik masih dominan, internasional terus digenjot

Berita Terkait

SEMARANG, PortalJateng.id – Langit di atas Semarang kian ramai. Sepanjang Januari hingga Maret 2026, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang mencatatkan 5.917 pergerakan pesawat, melesat 36 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Bukan hanya pesawat yang bertambah. Jumlah penumpang juga ikut terdongkrak, 610.477 orang naik turun dari bandara kebanggaan masyarakat Jawa Tengah ini, tumbuh 15 persen dari Triwulan I 2025.

“Hal ini menunjukkan adanya potensi pertumbuhan industri aviasi di wilayah Jawa Tengah, khususnya Semarang sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi regional,” ujar Sulistyo Yulianto, General Manager Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang.

Angka di Balik Lonjakan

Jika dirinci, momentum kenaikan ini sudah terlihat sejak awal tahun. Data terpisah dari PT Angkasa Pura Indonesia menunjukkan bahwa pada Januari 2026 saja, bandara ini melayani 201.392 penumpang, naik 6,5 persen dibanding Januari 2025 . Sementara pergerakan pesawat di bulan yang sama tercatat 2.092 kali lepas landas dan mendarat, melonjak hingga 40,1 persen.

Apa yang mendorong kenaikan ini? Sulistyo menyebutkan beberapa faktor:

  • Meningkatnya mobilitas masyarakat pasca-pandemi yang terus pulih
  • Momentum libur awal tahun dan Tahun Baru
  • Arus mudik Lebaran 2026 yang tercatat tinggi
  • Bertambahnya frekuensi penerbangan maskapai dari dan menuju Semarang

Terkait arus mudik Lebaran, PT Angkasa Pura Indonesia mencatat bahwa pada periode 13-24 Maret 2026 saja, trafik penumpang arus mudik dan balik mencapai 105.145 orang atau meningkat 14,7 persen, sementara trafik pesawat tercatat 917 pergerakan atau naik 26,3 persen dibanding Lebaran 2025.

Domestik Masih Raja, Internasional Terus Digenjot

Meski angka total menunjukkan pertumbuhan menggembirakan, komposisi penumpang masih didominasi oleh penerbangan domestik. Sepanjang Triwulan I, 93 persen penumpang yang terlayani adalah penumpang rute dalam negeri.

Data Januari 2026 menunjukkan bahwa dari 201.392 penumpang, sebanyak 187.061 orang (92 persen) adalah penumpang domestik, sementara penumpang internasional (rute Kuala Lumpur dan Singapura) hanya menyumbang 14.331 orang (8 persen).

Lima kota tujuan dengan jumlah penumpang terbanyak di Januari 2026 :

  • Jakarta — 47 persen
  • Banjarmasin — 11 persen
  • Pangkalanbun — 7 persen
  • Balikpapan — 7 persen
  • Denpasar — 7 persen

“Untuk itu, manajemen bandara akan terus berupaya meningkatkan trafik penumpang internasional,” imbuh Sulistyo.

Kolaborasi dan Komitmen Layanan

Sulistyo menyampaikan bahwa capaian positif ini merupakan hasil dari kolaborasi seluruh stakeholder bandara dalam menjaga kualitas layanan dan memastikan operasional berjalan optimal.

“Kami bersyukur atas pertumbuhan trafik di Triwulan I ini. Hal ini menjadi indikator positif bagi pemulihan dan pertumbuhan sektor aviasi di Semarang. Ke depan, kami akan terus meningkatkan pelayanan serta memperkuat konektivitas untuk mendukung kebutuhan masyarakat dan dunia usaha,” ujarnya.

PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang terus berkomitmen dalam meningkatkan pengalaman pengguna jasa melalui berbagai inovasi layanan, penguatan aspek keselamatan, keamanan, serta penerapan protokol operasional yang berstandar tinggi.

Bandara yang berlokasi di Kecamatan Semarang Barat ini memiliki terminal modern seluas 58.652 m² dengan kapasitas hingga 6,5-7 juta penumpang per tahun atau sekitar 20.000 orang per hari. Fasilitas yang tersedia meliputi toko cinderamata, gerai makanan, bank, money changer, hotel dan travel booking, layanan taksi, penyewaan mobil, hingga akses BRT Trans Semarang.

Target ke Depan

Dengan tren pertumbuhan yang positif ini, Bandara Jenderal Ahmad Yani berupaya secara optimal untuk dapat mencapai target kinerja tahunan serta berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

Sulistyo Yulianto sendiri bukanlah wajah baru dalam dunia penerbangan. Sebelum menjabat sebagai General Manager sejak November 2025, ia merupakan seorang Perwira Menengah (Pamen) Ahli di Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat (Puspenerbad) dan pernah menjabat sebagai Komandan Skadron 12/Serbu di Waytuba, Lampung.

Di bawah kepemimpinan pendahulunya, Fajar Purwawidada, bandara ini meraih berbagai penghargaan bergengsi, Bandara Terbaik di Asia Pasifik kategori 2-5 juta penumpang per tahun versi Airports Council International (ACI) pada 2023 dan 2024, serta penghargaan Airport Customer Experience 2024 dan ACI World Director General’s Roll of Excellence 2024.

Kini, dengan latar belakang militer dan pendekatan disiplin, Sulistyo membawa misi menguatkan koordinasi lintas instansi dan memperkuat layanan publik berbasis profesionalisme dan keamanan.

“Bandara Jenderal Ahmad Yani siap menjadi pintu gerbang yang menjadi wajah kebanggaan masyarakat Jawa Tengah serta melayani penerbangan domestik dan internasional dengan berbagai keunggulan fasilitas bandara,” pungkasnya.

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru