Rabu, 13 Mei 2026
31.1 C
Semarang

Dugaan Begal di Jalan Barito Semarang Timur, Korban Luka dan Rp130 Ribu Raib

Polisi Selidiki, CCTV di Sekitar TKP Diamankan

Berita Terkait

SEMARANG, PortalJateng.id – Jajaran Polsek Semarang Timur bersama Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang bergerak cepat. Mereka melakukan pendalaman terkait informasi dugaan aksi begal di kawasan Jalan Barito, Kelurahan Bugangan, Kecamatan Semarang Timur, Selasa (12/5/2026) dini hari.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat kepolisian. Sebab, informasi kejadian sempat beredar di media sosial dan menjadi perhatian masyarakat.

Polisi Langsung Turun ke Lapangan

Kapolsek Semarang Timur, IPTU Andy Susanto, mengatakan pihak kepolisian langsung melakukan serangkaian langkah penanganan. Tujuannya, memastikan kebenaran informasi sekaligus menelusuri peristiwa yang terjadi.

“Begitu menerima laporan dan informasi yang beredar di media sosial, anggota langsung bergerak melakukan pengecekan di lapangan,” ujar IPTU Andy Susanto.

Ia menjelaskan, petugas ingin memastikan lokasi kejadian. Selain itu, mereka juga mengumpulkan keterangan dari korban maupun saksi.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 WIB di Jalan Barito, sekitar kawasan SMK Dr. Cipto.

Korban diketahui bernama Hiskia Faiz Achmad (20) , warga Kabupaten Demak. Saat itu, ia hendak pulang usai nongkrong bersama rekannya.

Saat melintas di lokasi kejadian, korban diduga dipepet oleh tiga orang pelaku. Mereka berboncengan menggunakan sepeda motor.

Pelaku kemudian meminta korban berhenti. Mereka juga meminta telepon genggam milik korban.

Korban sempat berusaha menghindar. Namun, ia diduga ditendang hingga terjatuh ke trotoar.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka pada bagian kaki. Seorang saksi juga mengalami luka pada tangan. Korban juga kehilangan uang sekitar Rp130 ribu.

Langkah Penanganan Polisi

Dalam penanganan kasus tersebut, petugas telah melakukan sejumlah langkah.

Pertama, mendatangi dan mengamankan lokasi kejadian. Kedua, melakukan pendalaman terhadap saksi-saksi. Ketiga, menelusuri keberadaan CCTV di sekitar TKP. Keempat, menyisir area sekitar untuk mencari barang bukti yang berkaitan dengan kejadian.

Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya masih terus melakukan penyelidikan. Tujuannya, mengungkap pelaku dan memastikan seluruh informasi yang beredar dapat dipertanggungjawabkan secara fakta.

“Kami bersama Unit Resmob Satreskrim masih melakukan pendalaman dan penelusuran CCTV di sekitar lokasi,” jelas IPTU Andy Susanto.

“Kami juga mengimbau kepada korban maupun masyarakat apabila mengalami tindak pidana agar segera melapor. Dengan begitu, dapat langsung kami tindak lanjuti,” tambahnya.

Imbauan kepada Masyarakat

Selain itu, IPTU Andy Susanto mengingatkan masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan kepolisian. Layanan tersebut tersedia selama 24 jam.

“Masyarakat dapat segera melapor ke kantor polisi terdekat,” ujarnya.

“Mereka juga bisa melalui Aplikasi Libas, ataupun menghubungi layanan darurat 110. Petugas kepolisian selalu siaga 24 jam untuk memberikan pelayanan dan penanganan cepat kepada masyarakat,” pungkas IPTU Andy Susanto.

Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Ketika malam masih pekat dan jalanan sepi, rasa aman adalah kebutuhan yang paling rapuh. Dugaan begal di Jalan Barito ini mengingatkan kita bahwa kejahatan bisa hadir tanpa diundang. Namun, di balik itu, respons cepat kepolisian menunjukkan bahwa negara hadir. Bahwa tidak ada warga yang boleh merasa sendirian saat tertimpa musibah. Semoga pelaku segera tertangkap, dan masyarakat kembali beraktivitas tanpa rasa takut yang berlebihan. Karena rasa aman adalah hak dasar setiap warga negara.

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru