Minggu, 14 Juni 2026
28.8 C
Semarang

Bakti Bumi di Hari Lingkungan Hidup, Kampanye Biopori dan Kelola Sampah Ala PLN PUSMANPRO

Berita Terkait

SEMARANG – PT PLN (Persero) Pusat Manajemen Proyek (PUSMANPRO) terus memperkuat komitmennya terhadap kelestarian lingkungan hidup dan keberlanjutan.

Wujud nyata komitmen ini diwujudkan melalui kegiatan kerja bakti bersama dan aksi bersih-bersih di lingkungan sekitar kantor PLN PUSMANPRO.

Kegiatan yang mengusung semangat kolaborasi ini tidak hanya melibatkan seluruh pegawai, tetapi juga jajaran manajemen perusahaan serta berbagai stakeholder terkait.

Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat sekitar.

General Manager PLN PUSMANPRO, Aan Ridhoana Fitriaji, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari kegiataan perusahaan yang sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

“PLN tidak hanya berfokus pada keandalan infrastruktur kelistrikan, tetapi juga menaruh perhatian besar pada harmoni dengan alam. Melalui sinergi antara manajemen, pegawai, dan stakeholder dalam kerja bakti ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Aan.

Selain aksi pungut sampah dan pembersihan fasilitas umum di sekitar kantor, PLN PUSMANPRO juga membekali para pesertanya dengan edukasi lingkungan terapan.

Rangkaian acara diisi dengan sosialisasi mengenai tata cara pembuatan lubang resapan biopori dan teknik pengolahan sampah organik.

Program edukasi ini dirancang agar langkah pelestarian lingkungan tidak berhenti di area kantor, melainkan dapat dipraktikkan langsung oleh para pegawai dan stakeholder di kediaman masing-masing.

Assistant Manager K3L dan Keamanan PLN PUSMANPRO, Ahmad Nur Arianta, menjelaskan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi dan membuahkan hasil yang terukur.

“Aksi gotong royong hari ini berjalan sangat efektif. Kami berhasil mengumpulkan dan memilah total 50,7 kilogram sampah, yang terdiri dari sampah organik dan anorganik dari lingkungan sekitar. Melalui sosialisasi biopori dan pengolahan kompos yang kami sampaikan hari ini, kami berharap volume sampah organik yang berakhir di TPA dapat terus ditekan secara signifikan di masa mendatang,” jelas Ahmad.

Ke depan, PLN PUSMANPRO akan terus merutinkan berbagai inisiatif hijau dan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat serta pelestarian ekosistem.

Langkah ini menjadi bukti bahwa PLN senantiasa hadir membawa energi baik, tidak hanya untuk menerangi negeri, tetapi juga untuk merawat bumi.

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru