WONOSOBO – Sebuah operasi pencarian besar digelar di Waduk Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo. Agus Waluyo (36), dilaporkan tenggelam di perairan waduk tersebut pada Senin (12/1/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB dan hingga kini belum ditemukan.
Basarnas dan Tim SAR Gabungan dikerahkan untuk melakukan pencarian intensif setelah menerima laporan dari warga setempat pada Selasa pagi (13/1/2026).
Kepala Basarnas Kantor SAR Semarang, Budiono, memaparkan kronologi awal berdasarkan keterangan saksi. Kejadian bermula saat korban, Agus Waluyo (36), sedang beraktivitas di keramba ikan.
“Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban saat itu dengan menggunakan perahu menuju karamba, saat di karamba perahu yang ditambatkan lepas dan hanyut,” jelas Budiono.
Melihat perahunya hanyut, Agus berusaha mengejar dengan berenang. Namun, upaya itu tidak berhasil. Diduga, korban kehabisan tenaga melawan arus waduk yang cukup deras, hingga akhirnya tenggelam.
Untuk menemukan korban, Tim SAR Gabungan mengerahkan sumber daya yang signifikan. Peralatan SAR air lengkap dikerahkan, termasuk perahu karet, Aqua Eye (kamera bawah air), dan peralatan selam.
Pencarian dilakukan dengan dua metode utama, yaitu penyisiran permukaan di sekitar titik kejadian dan penyelaman hingga mencapai kedalaman 30 meter. Koordinasi ketat dijaga antar seluruh unsur yang terlibat, dengan keselamatan personel sebagai prioritas utama.
Meski upaya telah dilakukan sepanjang hari, hingga Selasa sore, lokasi korban belum dapat ditemukan. Faktor pencahayaan yang mulai berkurang membuat operasi menjadi tidak efektif dan berisiko.
“Saat ini operasi pencarian kami hentikan sementara karena situasi sudah mulai gelap, sehingga tidak efektif dan akan kami lanjutkan esok hari,” tutur Budiono.
Ia menambahkan harapan agar cuaca cerah besok dapat mendukung kelancaran operasi. “Semoga besok cerah dan Tim SAR gabungan bisa segera menemukan korban”, pungkasnya.
Musibah ini kembali menyoroti pentingnya kewaspadaan ekstra saat beraktivitas di perairan, khususnya pada malam hari.
Beberapa poin keselamatan yang perlu diperhatikan:
- Gunakan Alat Pengaman: Selalu kenakan pelampung atau life jacket saat beraktivitas dengan perahu, sekalipun untuk jarak dekat dan Anda merasa mahir berenang.
- Periksa Pengikat Perahu: Pastikan tambatan perahu benar-benar kuat dan dalam kondisi baik sebelum meninggalkannya.
- Kenali Kemampuan Diri & Kondisi Alam: Jangan pernah meremehkan kekuatan arus air, bahkan di waduk yang terlihat tenang. Kelelahan bisa datang tiba-tiba.
- Hindari Aktivitas Sendirian di Malam Hari: Jika harus beraktivitas di perairan saat gelap, pastikan ada pendamping yang dapat membantu atau meminta pertolongan jika terjadi keadaan darurat.
Kita berdoa agar Tim SAR diberikan kemudahan dalam operasi pencarian besok, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Setiap insiden seperti ini adalah pengingat bahwa keselamatan adalah investasi paling berharga yang tidak bisa ditawar.



