Jumat, 8 Mei 2026
27.8 C
Semarang

Sadranan Argoloyo 2026 Sukses Lancar, Bukti Gotong Royong 500 Warga 4 RW di Susukan

Gelaran Tahun ke-4 dengan Tema "Gema Wahyu Ilahi" Diwarnai Kehangatan dan Kebersamaan Warga

Berita Terkait

UNGARAN – Rasa syukur mendalam menyelimuti Sadranan Makam Argoloyo 2026 yang berlangsung sukses dan lancar pada Minggu (1/2/2026) pagi. Keberhasilan gelaran budaya tahun ke-4 ini dinilai sebagai buah dari kerja sama solid lebih dari 500 warga yang mewakili 4 RW di Kelurahan Susukan, Ungaran Timur, serta dukungan penuh pemerintah setempat.

Acara yang mengusung tema “Gema Wahyu Ilahi” ini digelar di kompleks Makam Argoloyo dan mulai berlangsung sejak pukul 06.30 hingga pukul 09.00 WIB. Semua rangkaian acara, mulai dari sambutan, pembacaan tahlil, hingga puncaknya yaitu ritual makan bersama (kembul bujono) berjalan sesuai rencana penuh dengan kehangatan dan kekeluargaan.

Semangat Gotong Royong yang Masih Kuat

Ketua Panitia, Abdussalam Tri Murdopo, menekankan bahwa kesuksesan ini adalah bukti nyata semangat gotong royong yang masih hidup dan kuat di tengah masyarakat. Persiapan yang melibatkan partisipasi aktif warga, mulai dari sumbangan barang, pengaturan lokasi, hingga kehadiran di hari-H, menjadi fondasi utama kelancaran tradisi tahunan ini.

“Tanpa dukungan semuanya, acara ini tidak akan bisa terlaksana dengan baik. Kami berterima kasih dari dalam hati, ini adalah bukti bahwa kerukunan dan kebersamaan masih menjadi pondasi hidup kita di Susukan,” tambah Abdussalam.

Dukungan Luas dari Berbagai Pihak

Keberhasilan Sadranan Argoloyo tahun ini juga tidak lepas dari dukungan luas berbagai elemen masyarakat dan pemerintah. Turut hadir dan memberikan dukungan dalam acara tersebut antara lain tokoh masyarakat setempat, Lurah Susukan, perwakilan Anggota DPRD Kabupaten Semarang, serta Kapolsek Ungaran Timur. Kehadiran mereka memberikan makna lebih dalam dan menunjukkan bahwa tradisi lokal mendapat apresiasi serta perhatian serius.

Makna Lebih dari Sekadar Tradisi

Bagi panitia dan warga, Sadranan Argoloyo telah melampaui sekadar acara ritual tahunan. Kegiatan ini telah bertransformasi menjadi simbol persatuan, media pelestarian budaya, dan ruang aktualisasi nilai-nilai kebersamaan. Kesuksesan penyelenggaraan tahun ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu event budaya unggulan di Kecamatan Ungaran Timur.

Panitia berharap, momentum ini dapat dijaga dan tradisi Sadranan Makam Argoloyo akan terus berlanjut dengan semangat yang sama, bahkan semakin besar di tahun-tahun mendatang. Dukungan berkelanjutan dari seluruh pihak diharapkan dapat mengangkat nilai budaya lokal ini agar lebih dikenal luas, sekaligus memperkuat kohesi sosial masyarakat Susukan.

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru