Semarang – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, meminta pemerintah memperkuat pengendalian harga pangan agar tidak membebani masyarakat. Menurutnya, stabilitas harga kebutuhan pokok menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga daya beli sekaligus kestabilan ekonomi daerah.
Heri mengatakan kenaikan harga pangan memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah. Ketika harga kebutuhan pokok meningkat, pengeluaran rumah tangga ikut bertambah dan berpotensi menekan kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan lainnya.
“Harga pangan harus menjadi perhatian serius. Jangan sampai kenaikan harga kebutuhan pokok membuat masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah, semakin terbebani,” ujar legislator Gerindra Jawa Tengah tersebut.
Menurutnya, pemerintah perlu memastikan ketersediaan pasokan pangan tetap terjaga, terutama untuk komoditas yang menjadi kebutuhan utama masyarakat. Pengendalian harga tidak cukup hanya dilakukan ketika terjadi lonjakan, tetapi harus dipersiapkan sejak potensi gangguan pasokan mulai terlihat.
Heri mendorong penguatan koordinasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, Bulog, pelaku usaha, petani, dan distributor. Koordinasi tersebut penting untuk memastikan distribusi pangan berjalan lancar dari sentra produksi hingga ke pasar dan konsumen.
“Kuncinya bukan hanya mengawasi harga di pasar, tetapi memastikan pasokan dan distribusinya. Kalau pasokan tersedia dan distribusi lancar, tekanan terhadap harga bisa lebih mudah dikendalikan,” katanya.
Ia juga meminta pemerintah memperkuat pemantauan terhadap rantai distribusi pangan untuk mencegah terjadinya hambatan maupun praktik yang dapat memicu kenaikan harga secara tidak wajar.

Di sisi lain, Heri menilai petani dan produsen pangan juga harus mendapatkan perlindungan. Menurutnya, harga pangan yang stabil harus tetap memberikan keuntungan yang layak bagi petani sehingga mereka memiliki insentif untuk terus berproduksi.
“Kita harus menjaga keseimbangan. Konsumen jangan sampai terbebani harga yang terlalu tinggi, tetapi petani juga jangan dirugikan karena harga di tingkat produsen terlalu rendah,” ujarnya.
Heri menambahkan, pemerintah perlu memperkuat produksi pangan lokal untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah. Penguatan produksi di tingkat lokal juga dapat memperpendek rantai distribusi dan menjaga ketersediaan komoditas di pasar.
“Stabilitas pangan bukan hanya soal harga murah, tetapi juga soal ketersediaan barang, distribusi yang lancar, dan harga yang adil bagi konsumen maupun produsen. Kalau tiga hal ini terjaga, daya beli masyarakat juga akan lebih terlindungi,” pungkasnya.



