Lemahnya penerapan tata kelola dan manajemen risiko dapat menimbulkan celah pada kegiatan operasional perbankan. Hal itulah yang menyebabkan sejumlah Bank Perekonomian Rakyat/Bank Perekonomian Rakyat Syariah ( BPR/S) ditutup pada awal tahun 2024 ini, dimana sebagian merupakan BPR/S yang berada di wilayah JawaTengah.
Rapat Dewan Komisioner Bulanan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 27 Maret 2024 menilai stabilitas sektor jasa keuangan nasional tetap terjaga stabil dengan kinerja intermediasi yang kontributif, didukung oleh likuiditas yang memadai dan tingkat permodalan yang kuat. Terlebih tren positif perekonomian mulai terlihat, baik secara global maupun domestik.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong perluasan akses layanan jasa keuangan khususnya bagi sektor pertanian, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) menghentikan kegiatan usaha Bartle Bogle Hegarty (BBH) Indonesia dan Smart Wallet yang terindikasi melakukan aktivitas penipuan dan tidak memiliki izin otoritas terkait.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai, kondisi sektor jasa keuangan di Provinsi Jawa Tengah hingga Desember 2023, dalam kondisi stabil dengan kinerja tumbuh positif didukung likuiditas yang memadai.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 20 Februari 2024 secara resmi melakukan pencabutan izin usaha Perumda BPR Bank Purworejo, yang beralamat di Jalan Brigjend Katamso Nomor 51 A, Krajan Pangenjuru tengah, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah.
OJK Provinsi Jawa Tengah menggelar acara Wayang Edukasi sebagai puncak rangkaian Hari UlangTahun OJK ke - 12. Acara digelar Jumat (24/11/2023) di Kantor OJK Jalan Kyai Saleh No. 12 - 14, Semarang.
Pemerintah Kota Semarang, Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah dan Otoritas Jasa Keuangan Regional 3 Jawa Tengah dan DIY bersinergi menggelar The Jewel Of Central Java di Lapangan Simpanglima Semarang, 28-29 Oktober 2023.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama seluruh pemangku kepentingan terus memperluas akses keuangan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Phintraco Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia, serta didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), secara simbolis melakukan penandatanganan Pencanangan Literasi dan Inklusi Pasar Modal kepada 1.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Semarang pada Senin (25/9/2023) di Aruss Hotel Semarang. Kegiatan ini bertajuk "ASN Kota Semarang Sukses Jadi Investor Saham”