Menu ✖

Mode Gelap

Lewat Gerakan Merah Putih Bersih, Rotary Ajak Warga Semarang Peduli Lingkungan dari Sampah Plastik

11 Agu 2024 · 07:27 WIB ·


					Lewat Gerakan Merah Putih Bersih, Rotary Ajak Warga Semarang Peduli Lingkungan dari Sampah Plastik Perbesar

SEMARANG – Memperingati HUT ke-79 Kemerdekaan RI, Rotary Clubs of Semarang bersama 26 komunitas menggelar kegiatan “Merah Putih Bersih” di Taman Indonesia Kaya, Kota Semarang, hari ini Minggu 11 Agustus 2024.

Acara ini diisi dengan berbagai kegitan mulai aksi pungut sampah plastik dari area Taman Indonesia Kaya, Jalan Pahlawan, kawasan Simpang Lima hingga Jalan Pandanaran. Tidak hanya itu, sebanyak 300 bibit pohon juga dibagikan kepada masyarakat.

Narahubung acara ini, Linggayani mengatakan, kegiatan Merah Putih Bersih merupakan langkah Rotary Clubs of Semarang untuk mengajak masyarakat yang sedang Car Free Day agar mau ikut bersama-sama sadar akan bahaya sampah plastik dan menjaga lingkungan.

“Tujuan untuk menyadarkan masyarakat bahwa sampah yang dibuang efeknya sangat panjang sekali. Cara hidup kita sekarang yang mewarisi adalah anak-anak kita yang akan terdampak sampah plastik, yang tidak bisa hilang. Sehingga jangan sampai dibuang saja, namun perlu dihindari pemakaiannya atau diolah kembali,” kata Linggayani.

Ia mengatakan, sampah-sampah plastik yang dikumpulkan pada kegiatan ini akan disetor pada bank sampah dan menghentikan laju pembuangan ke TPA.

“Kegiatan kali ini juga diisi dengan Festival Suara Anak di mana anak-anak akan tampil membawakan pentas dan aspirasi tentang kesadaran terhadap menjaga Bumi Indonesia,” ungkapnya.

Ketua Panitia acara ini, Yuli Oei berharap, lewat aksi Merah Putih Bersih ini menjadi awal yang baik untuk bersama-sama menjaga lingkungan.

“Harapannya Merah Putih Bersih ini menjadi awal yang baik untuk saling terbuka dan bekerjasama untuk Indonesia yang lebih baik lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu peserta dari komunitas Svarna Loka, Nia Nurdiansyah menyampaikan, kegiatan ini menjadi langkah bersama-sama untuk terus mengkampanyekan pentingnya menjaga lingkungan.

“Kami mengikuti kegiatan ini karena mempunyai visi yang sama. Kami biasanya mengolah hasil sayuran yang tidak lolos tampilan ke pasar, sampah sayuran yang berpotensi menjadi limbah ini kita olah bisa jadi kompos dan lainnya,” pungkasnya.***

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Facebook Bagikan ke Line Salin tautan artikel
Baca Lainnya

Rekor Baru! OJK Jatuhkan Denda Rp 2,52 Triliun Pelanggar Pasar Modal

24 Oktober 2026 - 10:35 WIB

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi.

Ahmad Luthfi Raih Figur Akselerator Kemajuan Berkat Dorongan Investasi di Jateng

24 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Ahmad Luthfi Raih Figur Akselerator Kemajuan Berkat Dorongan Investasi di Jateng

Ahmad Luthfi Pacu Investasi Jateng, Realisasi Triwulan III Capai Rp 72,54 Triliun

24 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Ahmad Luthfi Pacu Investasi Jateng, Realisasi Triwulan III Capai Rp 72,54 Triliun

OJK Tegaskan Reformasi Pasar Modal Usai Sorotan MSCI

22 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi.

Garap Wisata Mangrove Demangkarta, Solusi Bangun Indonesia Kantongi ESG Platinum

22 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Eduwisata Mangrove Demangkarta, inovasi sosial Solusi Bangun Indonesia yang berlokasi di Cilacap, Jawa tengah.

Penonton Semarang Terhibur Film PIYE TO KIH?, Komedinya Bikin Ngakak, Kisahnya Bikin Haru

22 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Penonton Semarang Terhibur Film PIYE TO KIH?, Komedinya Bikin Ngakak, Kisahnya Bikin Haru
Trending di Ekonomi

Tinggalkan Komentar