Menu ✖

Mode Gelap

PLN dan IMIPAS Bangun Fasilitas Pengolahan FABA di Lapas Nusakambangan

10 Sep 2025 · 20:02 WIB ·


					PT PLN bersinergi dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS) Republik Indonesia membangun fasilitas pengelolaan Fly Ash & Bottom Ash (FABA) atau limbah abu batubara di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan. Perbesar

PT PLN bersinergi dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS) Republik Indonesia membangun fasilitas pengelolaan Fly Ash & Bottom Ash (FABA) atau limbah abu batubara di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan.

Nusakambangan – Menyambut Hari Pelanggan Nasional 2025, PT PLN (Persero) bersinergi dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS) Republik Indonesia membangun fasilitas pengelolaan Fly Ash & Bottom Ash (FABA) atau limbah abu batubara bagi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan.

Program bantuan tersebut meliputi seperangkat instalasi pengolahan FABA yaitu bangunan, instalasi, mesin press batako dan mesin press paving.

Sebanyak 142 orang tenaga kerja dengan 30 orang ahli terampil yang akan menggerakkan fasilitas ini, keseluruhannya merupakan warga binaan Lapas Nusakambangan.

Diperkirakan total sebanyak 2 juta pcs paving dan 1 juta pcs batako dapat diproduksi setiap tahun dengan omzet mencapai 5,4 Milliar.

“Program ini menjadi langkah penting dalam membekali warga binaan agar lebih berdaya dan mandiri, sebagai persiapan kembali ke masyarakat setelah menyelesaikan masa pembinaan,” ungkap Menteri IMIPAS, Agus Andrianto saat meninjau fasilitas FABA di Nusakambangan pada Selasa (9/9).

Dalam peninjauan tersebut, menteri IMIPAS didampingi Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, Direktur Retail & Niaga PLN, Adi Priyanto, Direktur Distribusi PLN Arsyadany Ghana Akmalaputri dan General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jateng dan DIY, Bramantyo Anggun Pambudi.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan, “Kami coba membangun rantai pasok end to end untuk produk FABA ini, kami terinspirasi dari diskusi dengan Bapak Menteri IMIPAS untuk membangun instalasi FABA ini bagi warga binaan. Saat ini masih etape awal program, ke depan akan terus kita kembangkan dan terus bersinergi bersama.”

Selain menghasilkan produk yang bermanfaat berupa paving persegi panjang, paving hexagonal, batako, rosster, buis beton D30 dan D50, instalasi pengolahan FABA Nusakambangan ini diperkirakan memiliki potensi penurunan emisi sebesar 1.598 ton CO2e per tahun. Dengan mengganti sebagian atau seluruh semen dengan bahan geopolimer yang berasal dari FABA, akan menurunkan emisi karbon dari produksi semen hingga 44%.

“Selain itu, pemanfaatan FABA sebagai bahan baku industri dan infrastruktur juga dapat mengurangi timbunan limbah abu batubara, menciptakan lapangan kerja baru, dan menghasilkan produk yang lebih ramah lingkungan,” kata Darmawan.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Facebook Bagikan ke Line Salin tautan artikel
Baca Lainnya

Ledakan Pabrik PT Raw Botanical di Kawasan Industri Candi Semarang, 1 Tewas 7 Luka

1 Juli 2026 - 17:23 WIB

Ledakan Pabrik PT Raw Botanical di Kawasan Industri Candi Semarang, 1 Tewas 7 Luka

Breaking News: KPK Tahan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, 14 Orang Jadi Tersangka Korupsi Outsourcing

4 Maret 2026 - 15:46 WIB

Breaking News: KPK Tahan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, 14 Orang Jadi Tersangka Korupsi Outsourcing

Dari Panggung Dangdut ke Ruang Periksa KPK: Fadia Arafiq dan Operasi Senyap di Bulan Ramadan

3 Maret 2026 - 14:07 WIB

Dari Panggung Dangdut ke Ruang Periksa KPK: Fadia Arafiq dan Operasi Senyap di Bulan Ramadan

Korban Anak Hanyut di Kudus Ditemukan Meninggal, Tim SAR Evakuasi dari Jarak 700 Meter

12 Januari 2026 - 14:46 WIB

Korban Anak Hanyut di Kudus Ditemukan Meninggal, Tim SAR Evakuasi dari Jarak 700 Meter

Kuota Haji, Ibadah, dan Kekuasaan: Yaqut Cholil Qoumas dan Staf Khusus Ditahan KPK dalam Skema Korupsi Sensitif

9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Kuota Haji, Ibadah, dan Kekuasaan: Yaqut Cholil Qoumas dan Staf Khusus Ditahan KPK dalam Skema Korupsi Sensitif

Wanita Berhijab Tewas Tertabrak Kereta di Semarang, Diduga Bunuh Diri

27 Desember 2025 - 18:19 WIB

Wanita Berhijab Tewas Tertabrak Kereta di Semarang, Diduga Bunuh Diri
Trending di Headline

Tinggalkan Komentar