Menu ✖

Mode Gelap

Pasar Modal di Jateng Semerter I ini Bertambah 46 Ribu Investor Baru

13 Jul 2023 · 09:08 WIB ·


					Pasar Modal di Jateng Semerter I ini Bertambah 46 Ribu Investor Baru Perbesar

Jumlah investor pasar modal di Jawa Tengah kini mencapai 562.805 investor.

SEMARANG – Jumlah investor pasar modal di Jawa Tengah semester pertama tahun ini bertambah sekitar 46 ribu investor baru. Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, sampai akhir Juni 2023 di Jawa Tengah terdapat 562.805 investor pasar modal. Angka ini naik dibandingkan dengan bulan Desember 2022 yang berjumlah 516.637 investor.

Kepala BEI Semarang Fanny Rifqi El Fuad menjelaskan bahwa meningkatnya jumlah investor pasar modal disebabkan banyaknya milinieals yang mulai belajar mengenai apa itu pasar modal.

“Kebanyakan dari investor itu range masih didominasi investor milenial mulai usia 18 sampai 35 tahun mereka menyukai produk saham dibandingan obligasi atau Sukuk,” katanya saat menyampaikan paparan dalam rapat kerja Wartawan Ekonomi Semarang, Senin (10/7/2023).

Ia menjelaskan bahwa kalangan milenials banyak yang meminati saham dari sektor perbankan maupun pertambangan.

Kendati demikian ada juga milenials yang terjun ke pasar modal belum teredukasi sepenuhnya.

Untuk meningkatkan literasi mengenai pasar modal dan berbagai fitur yang ada di dalamnya para calon investor dapat belajar terlebih dahulu melalui aplikasi IDX Mobile yang dapat diunduh melalui App Store maupun Playstore untuk pengguna android.

“Faktor yang mendorong milinial banyak yang melakukan trading karena mereka mau menerima risiko dibandingkan dengan mereka yang sudah berusia 50 tahun keatas,” jelasnya.

Selain melalui IDX Mobile BEI juga melakukan peningkatan literasi mengenai pasar modal melalui galeri investasi yang ada di sejumlah universitas maupun galeri edukasi di beberapa sekolah.

Di sisi lain pihaknya juga mendorong perusahaan di Semarang melakukan IPO. Adapun sampai Juni 2023 ada 10 perusahaan yang melakukan IPO rencanya akan bertambah satu ditahun ini.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Facebook Bagikan ke Line Salin tautan artikel
Baca Lainnya

OJK Denda 2,1 Triliun Pihak Terkait Saham DSSA, BREN dan CUAN

17 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi administratif berupa denda total Rp 2,1 triliun kepada pihak-pihak yang terlibat pelanggaran di pasar modal terkait saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).

PGN Lihat Peluang Gas Bumi untuk Industri Olahan dan UMKM Trenggalek

16 Oktober 2026 - 14:54 WIB

PGN Lihat Peluang Gas Bumi untuk Industri Olahan dan UMKM Trenggalek

Dari Peringkat Lima ke Dua, Jateng Perkuat Wisata Ramah Muslim

16 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Dari Peringkat Lima ke Dua, Jateng Perkuat Wisata Ramah Muslim

Nawal Yasin Dorong Anak Muda Terjun ke Industri Batik Pekalongan

16 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Nawal Yasin Dorong Anak Muda Terjun ke Industri Batik Pekalongan

BRI Purwodadi Salurkan Air Bersih untuk Bantu Warga Grobogan Hadapi Kekeringan

15 Oktober 2026 - 18:43 WIB

BRI Purwodadi Salurkan Air Bersih untuk Bantu Warga Grobogan Hadapi Kekeringan

OJK Restui Merger BPR Mulyo Lumintu ke Danarakyat Sentosa

15 Oktober 2026 - 18:19 WIB

OJK menyetujui penggabungan PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Mulyo Lumintu ke dalam PT BPR Danarakyat Sentosa yang berkedudukan di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Trending di Ekonomi

Tinggalkan Komentar