Senin, 25 Mei 2026
29.9 C
Semarang

Salat Idulfitri di Lawang Sewu Semarang Kembali Digelar KAI Wisata, Target 1.000 Jamaah

salat-idulfitri-lawang-sewu-semarang-kai-wisata-2026

Berita Terkait

SEMARANG, PortalJateng.id – Di tengah hiruk-pikuk persiapan mudik dan euforia menyambut Hari Kemenangan, Lawang Sewu, gedung bersejarah berjuluk “Seribu Pintu” itu, akan kembali berubah wajah. Bukan sebagai destinasi wisata, melainkan sebagai ruang spiritual. PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) kembali menggelar Salat Idulfitri di halaman Lawang Sewu Semarang untuk yang kedua kalinya, Sabtu (21/3/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung pukul 05.30 hingga 08.30 WIB ini menargetkan kehadiran 700 hingga 1.000 jamaah dari masyarakat umum. H. Machasin akan bertindak sebagai imam sekaligus khatib, dengan Arda Nur Yulian sebagai bilal.

“Kami bersyukur dapat kembali menyelenggarakan Salat Idulfitri di Lawang Sewu untuk yang kedua kalinya,” ujar Direktur Utama KAI Wisata, Raden Agus Dwinanto Budiadji.

Keputusan menggelar salat Id di lokasi ikonik ini bukan tanpa alasan. Setelah sukses mendapatkan antusiasme tinggi dari masyarakat pada tahun 2025 lalu, KAI Wisata memutuskan untuk menjadikannya agenda tahunan.

Lawang Sewu: Antara Sejarah, Wisata, dan Spiritualitas

Lawang Sewu selama ini lebih dikenal sebagai ikon wisata sejarah Semarang. Bangunan peninggalan Belanda yang dulu berfungsi sebagai kantor Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) ini menyimpan ribuan cerita, dari masa kolonial hingga pertempuran lima hari di Semarang.

Tapi di pagi Idulfitri nanti, cerita itu akan berpadu dengan lantunan takbir dan tahmid. Ribuan jamaah akan memenuhi halamannya, duduk bersimpuh, melepas rindu pada kemenangan setelah sebulan berpuasa.

“Lawang Sewu sebagai salah satu destinasi unggulan KAI Wisata memiliki potensi besar untuk menjadi ruang publik yang inklusif dan bermakna, tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai tempat kegiatan keagamaan dan sosial,” tambah Raden Agus.

Ini bukan sekadar acara seremonial. Ini adalah upaya menghidupkan ruang publik dengan nilai-nilai kebersamaan. Lawang Sewu yang sunyi dalam foto-foto sejarah, akan bergema dengan suara jutaan doa.

Yang Perlu Diketahui Jamaah

Bagi masyarakat Semarang dan sekitarnya yang ingin merayakan Idulfitri di Lawang Sewu, berikut beberapa informasi penting:

  • Waktu: Sabtu, 21 Maret 2026, pukul 05.30 – 08.30 WIB
  • Tempat: Halaman Lawang Sewu, Semarang
  • Imam & Khatib: H. Machasin
  • Bilal: Arda Nur Yulian
  • Target jamaah: 700 – 1.000 orang
  • Fasilitas: Jamaah diharap membawa alas dan peralatan ibadah masing-masing

KAI Wisata memastikan pelaksanaan salat Id akan menyesuaikan dan mengikuti arahan pemerintah serta ketentuan yang berlaku. Semua dilakukan demi kenyamanan dan keamanan jamaah.

Penyelenggaraan Salat Idulfitri di Lawang Sewu sebenarnya adalah fenomena menarik. Di tengah menjamurnya mal dan pusat perbelanjaan, ruang publik bersejarah justru dipilih sebagai lokasi ibadah bersama.

Ini bisa dibaca sebagai upaya menghidupkan kembali kawasan Lawang Sewu Semarang tidak hanya sebagai destinasi wisata malam, tetapi juga sebagai ruang sosial yang hidup di pagi hari. Lawang Sewu yang biasanya ramai wisatawan, akan diisi oleh warga yang duduk bersaf-saf, menyatukan kening dalam sujud.

KAI Wisata berharap kegiatan ini dapat menjadi momen kebersamaan yang hangat bagi masyarakat serta memperkuat peran Lawang Sewu sebagai destinasi yang tidak hanya bersejarah tetapi juga memiliki nilai sosial dan spiritual yang kuat.

“Melalui kegiatan ini KAI Wisata terus berkomitmen untuk menghadirkan berbagai program yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat, sekaligus memperkuat positioning sebagai penyedia layanan pariwisata berbasis pengalaman,” tutup Raden Agus.

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru